1.700 peserta meriahkan Porwakos 2026
Minggu, 26 Juli 2026 18:35 WIB
Permainan tradisional bakiak yang menjadi pembuka penyelenggaraan Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) 2026. (ANTARA/HO-Pemkot Semarang)
Semarang (ANTARA) - Sekitar 1.700 peserta memeriahkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) 2026 yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di sejumlah arena olahraga di Kota Semarang guna memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Sabtu, mengatakan bahwa ajang olahraga itu bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga sekaligus memperkuat persatuan warga.
"Kota yang sehat adalah kota yang warganya senang bergerak. Porwakos kita jadikan sebagai ruang pertandingan untuk mempererat persaudaraan," katanya, saat membuka Porwakos dan Gelora Muda Kota Semarang Tahun 2026.
Pada kesempatan tersebut diserahkan pula Piala Bergilir Porwakos dari Kecamatan Pedurungan kepada Pemerintah Kota Semarang.
"Sore ini saya melihat wajah-wajah yang penuh semangat dan optimis, penuh energi. Dan inilah wajah Kota Semarang yang ingin kita bangun," katanya.
Para peserta Porwakos berasal dari perwakilan 16 kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur forkopimda.
Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan, meliputi voli putra-putri, bulu tangkis, tenis meja, catur, tonis, hingga olahraga tradisional egrang dan bakiak.
Sedangkan Gelora Muda yang diikuti pelajar dan mahasiswa, di antaranya lomba kuliner jajan khas semarangan, fesyen show adat Semarangan, modern dance, lomba band, solo vokal, bulu tangkis, futsal, dan e-sport.
Ia mengatakan bahwa Pemkot Semarang terus mendorong pembudayaan hidup aktif dan penyediaan ruang publik untuk mendukung kesehatan masyarakat.
Penyelenggaraan Porwakos 2026 juga menjadi momentum penting bagi Kota Semarang dalam menyongsong berbagai ajang olahraga tingkat regional di Jawa Tengah.
Melalui rentetan ajang olahraga yang konsisten digelar, Kota Semarang tidak hanya berhasil menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian lokal, tetapi juga memupuk optimisme untuk meraih prestasi setinggi-tingginya
"Di lapangan tidak ada yang bertanya profesimu apa atau kamu dari mana. Yang ada adalah semangat, kerja sama, disiplin, dan sportivitas," pungkasnya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.