61 kelompok tani Seluma dapat suntikan dana Rp7,8 miliar dari Kementan - ANTARA News Bengkulu

Kabupaten Seluma (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma, Provinsi Bengkulu menyebut sebanyak 61 kelompok tani (poktan) di daerah itu menerima suntikan dana sebesar Rp7,8 miliar dari Kementerian Pertanian untuk pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi pada 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma Arian Sosial di Bengkulu, Senin, mengatakan bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tersebut mulai direalisasikan sejak Juli dan seluruh pelaksanaannya dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani penerima manfaat.

"Total anggaran yang diterima mencapai Rp7,8 miliar. Seluruh kegiatan mulai direalisasikan pada bulan Juli dan dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani," katanya.

Ia mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui tiga program Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Seluma.

Program tersebut meliputi pembangunan irigasi perpompaan dengan alokasi anggaran sekitar Rp4,5 miliar yang melibatkan 30 kelompok tani, irigasi perpipaan senilai sekitar Rp1,4 miliar untuk 15 kelompok tani, serta pembangunan embung atau dam parit dengan anggaran sekitar Rp1,9 miliar yang melibatkan 16 kelompok tani.

Menurut Arian, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi itu bertujuan meningkatkan ketersediaan air bagi lahan tanaman pangan sehingga petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada curah hujan saat musim tanam.

"Pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut bertujuan meningkatkan ketersediaan air bagi lahan tanaman pangan sehingga petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada curah hujan saat musim tanam," kata dia.

Selain meningkatkan produktivitas pertanian, pelaksanaan kegiatan secara swakelola juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat karena seluruh pekerjaan melibatkan tenaga kerja lokal di desa-desa lokasi proyek.

"Program ini tidak hanya membangun infrastruktur irigasi, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat. Perputaran dana sebesar Rp7,8 miliar tentu memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap geliat ekonomi mikro di Kabupaten Seluma," kata Arian.

Ia berharap seluruh program dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga manfaatnya segera dirasakan petani. Dengan sistem irigasi yang lebih baik, kebutuhan air di lahan pertanian diharapkan dapat terpenuhi secara optimal sehingga produktivitas dan hasil panen tanaman pangan di Kabupaten Seluma meningkat.

Pewarta: Anggi Mayasari
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.