656 personel amankan Tipitaka Chanting di kawasan Candi Borobudur

Kami juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan tenang, serta masyarakat dan wisatawan merasa aman dan nyaman selama berada di kawasan Candi Borobudur

Magelang (ANTARA) - Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian kegiatan Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 yang berlangsung di kawasan Candi Borobudur dan sekitarnya.

Plh. Wakapolresta Magelang Kompol Eko Mardiyanto di Magelang, Minggu, menyampaikan personel pengamanan terdiri atas Personel Polresta Magelang, Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah, Kodim 0705/Magelang, Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Satpol PP Kabupaten Magelang, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang, Security Candi Borobudur, serta Security Candi Mendut.

Ia menyampaikan, seluruh personel ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Baca juga: 2.045 umat Buddha ikuti Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur

Pengamanan dilaksanakan melalui sinergi lintas instansi dengan mengedepankan pendekatan yang humanis.

Menurut dia, personel bertugas melakukan pengaturan arus lalu lintas, pengamanan lokasi kegiatan, pengawasan jalur keluar-masuk kawasan, hingga memberikan pelayanan kepada para peserta, umat Buddha, wisatawan, dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar Candi Borobudur.

Ia mengatakan, pengamanan dilaksanakan secara maksimal sebagai bentuk komitmen Polri bersama seluruh instansi terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan kegiatan keagamaan berskala nasional tersebut.

Baca juga: Ribuan Umat Buddha Peringati Tri Suci Waisak di Candi Borobudur

"Dengan sinergi seluruh unsur pengamanan, kami berharap seluruh rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 dapat berlangsung dengan khidmat, aman, tertib, dan kondusif. Kami juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan tenang, serta masyarakat dan wisatawan merasa aman dan nyaman selama berada di kawasan Candi Borobudur," katanya.

Ia mengharapkan, melalui kesiapsiagaan 656 personel gabungan, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sukses tanpa hambatan, sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan toleransi di Kabupaten Magelang.

Baca juga: Hari Waisak, Wapres Gibran ajak umat Buddha jadi pelopor perdamaian

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.