Adanya CMF Clip Pro Bikin TWS Lama Terlihat Ketinggalan Zama

Selular.ID – Kalau biasanya earbuds dibuat untuk “menutup” telinga, CMF Clip Pro justru datang dengan pendekatan yang berbeda. Ini adalah earbuds berdesain open-ear dengan bentuk C-Bridge yang menggantung di telinga, sehingga kita tetap bisa menikmati musik tanpa kehilangan suara dari lingkungan sekitar.

Saya menggunakan varian Light Grey, warna yang menurut saya paling aman sekaligus elegan. Warnanya netral, cocok dipakai saat bekerja, nongkrong, hingga olahraga tanpa terlihat mencolok.

Setelah beberapa hari dipakai untuk nonton YouTube di rumah dan lari pagi, CMF Clip Pro memberikan pengalaman yang cukup berbeda dibanding TWS konvensional.

Desain: Signature CMF yang Unik dan Fungsional

Hal pertama yang langsung menarik perhatian adalah charging case-nya. CMF mempertahankan ciri khas desain mereka dengan konsep CMF Signature Design. Bentuk case terlihat minimalis, tetapi memiliki bagian dial yang bisa diputar di bagian atas.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Bagian yang diputar ini memang menjadi identitas desain CMF. Selain memberikan karakter visual yang berbeda dari earbuds lain, mekanisme tersebut juga membuat case terasa lebih premium saat dipegang. Sensasinya mirip memutar knop pada perangkat audio, sehingga ada pengalaman interaksi yang unik setiap kali membuka atau memegang case.

Untuk warna Light Grey, finishing-nya terlihat bersih dan modern. Tidak mudah terlihat mencolok di tempat umum dan tetap terasa cocok dipadukan dengan berbagai gaya pakaian.

Nyaman Berkat Desain C-Bridge

Bagian favorit saya justru ada di desain C-Bridge.

CMF Clip Pro tidak masuk ke dalam liang telinga seperti earbuds biasa. Sebaliknya, speaker berada dekat telinga, sementara bagian belakang menjepit telinga menggunakan rangka titanium yang fleksibel. Hasilnya, earbuds terasa ringan dan tidak memberikan tekanan berlebihan meski dipakai cukup lama.

Pengalaman ini paling terasa saat saya memakai CMF Clip Pro untuk dua aktivitas berbeda.

Pertama, nonton YouTube di rumah. Suara dialog tetap jelas, tetapi telinga tidak terasa “tertutup”. Kalau ada orang memanggil atau suara pintu terbuka, saya masih bisa mendengarnya.

Kedua, lari pagi. Ini justru menjadi skenario yang menurut saya paling cocok untuk earbuds ini.

Tetap Mendengar Sekitar Saat Olahraga

Saat lari di pagi hari, saya masih bisa mendengar suara kendaraan, orang berjalan, maupun pesepeda yang melintas. Buat saya ini menjadi nilai tambah karena terasa lebih aman dibanding memakai earbuds in-ear yang mengisolasi suara luar.

Menariknya lagi, walaupun saya memutar musik dengan volume 100%, suara lagu yang saya dengarkan tidak bocor hingga terdengar oleh orang di sekitar. Di sisi lain, saya sendiri tetap bisa menangkap suara lingkungan.

Jadi ada keseimbangan antara menikmati musik dan tetap sadar dengan kondisi sekitar.

Dipakai Lari, Tidak Goyang Sama Sekali

Saya sempat khawatir desain open-ear seperti ini akan mudah bergeser saat berlari. Ternyata tidak.

Saat dipakai lari dengan kondisi mulai berkeringat, posisi earbuds tetap stabil. Rangka C-Bridge mencengkeram telinga dengan pas tanpa terasa menjepit terlalu keras. Selama jogging, saya tidak perlu berkali-kali membetulkan posisi earbuds dan tidak pernah merasa takut earbuds akan terjatuh.

Bagi yang sering olahraga, ini menjadi salah satu keunggulan CMF Clip Pro.

Bass Bisa Disesuaikan Sesuai Selera

Karakter suara CMF Clip Pro menurut saya cukup seimbang. Vokal terdengar jelas dan instrumen tetap rapi.

Yang saya suka, bass bisa diatur melalui aplikasi Nothing X. Kalau ingin hentakan bass lebih terasa, tinggal menaikkan pengaturannya.

Namun saat bass di posisi maksimal pun, karakter suaranya masih terasa terkontrol. Bass tidak sampai berlebihan atau menutupi vokal, sehingga tetap nyaman dipakai mendengarkan berbagai genre musik maupun konten video.

Smart Touch yang Praktis

CMF Clip Pro juga dibekali kontrol sentuh di bagian earbuds. Fitur ini cukup membantu karena hampir semua kontrol dasar bisa dilakukan tanpa menyentuh smartphone.

Berdasarkan pengaturan bawaan, kontrolnya meliputi:

Untuk pengoperasian dasar, ketukan sekali (tekana sekali) berfungsi untuk memutar (play) atau menjeda (pause) lagu, serta menjawab atau mengakhiri panggilan masuk. Sementara itu, ketukan dua kali (tekan dua kali) memungkinkan pengguna untuk melompati trek lagu ke depan (next track) atau menolak panggilan yang masuk. Jika ingin kembali ke lagu sebelumnya, pengguna cukup menekan area sensor sebanyak tiga kali (tekan tiga kali).

Selain kontrol langsung pada earbuds, CMF Clip Pro juga dilengkapi dengan fitur “Panggilan Pintar” (Smart Dial) yang terletak pada casing pengisi daya. Kenop putar fisik ini memungkinkan pengguna mengatur volume, memutar, menjeda, hingga beralih mode audio tanpa perlu menyentuh earbuds. Seluruh fungsi kontrol gestur dan kenop ini dapat disesuaikan lebih lanjut melalui menu pengaturan di aplikasi pendamping.

Respon sentuhnya cukup cepat dan mudah dipelajari.

Baterai Terasa Awet

Saya memang belum menguji baterainya sampai benar-benar habis dalam sekali penggunaan.

Tetapi dari pemakaian harian untuk YouTube, mendengarkan musik, dan olahraga, daya tahan baterainya terasa awet dan tidak membuat saya sering mengisi ulang.

Secara resmi, CMF mengklaim earbuds ini mampu digunakan hingga 10 jam dalam sekali pemakaian, dan total 36 jam jika dipadukan dengan charging case.

Untuk penggunaan sehari-hari, angka tersebut terasa masuk akal.

Konektivitas Mudah dengan Nothing X

Proses pairing CMF Clip Pro sangat sederhana. Setelah membuka case, earbuds langsung muncul di daftar Bluetooth smartphone.

Nilai tambah lainnya adalah aplikasi Nothing X. Melalui aplikasi ini kita bisa:

• Mengatur equalizer sesuai selera.

• Menyesuaikan level bass.

• Mengubah fungsi Smart Touch.

• Melakukan pembaruan firmware earbuds.

• Mengaktifkan berbagai fitur audio sesuai kebutuhan.

Aplikasi ini membuat pengalaman penggunaan terasa lebih personal dibanding hanya mengandalkan pengaturan bawaan.

Kesimpulan

CMF Clip Pro menawarkan pengalaman yang berbeda dari TWS pada umumnya. Desain C-Bridge membuat telinga tetap terbuka sehingga lebih aman dipakai saat berlari atau beraktivitas di luar ruangan, tanpa mengorbankan kualitas mendengarkan musik.

Kelebihan yang paling saya rasakan:

• Warna Light Grey terlihat netral dan elegan.

• Desain CMF Signature pada case terasa unik dengan dial yang bisa diputar.

• Nyaman dipakai lama karena tidak menekan liang telinga.

• Tetap bisa mendengar suara sekitar saat olahraga.

• Earbuds tetap stabil meski dipakai lari dan berkeringat.

• Bass bisa diatur tanpa terdengar berlebihan.

• Smart Touch lengkap dan bisa dikustomisasi lewat Nothing X.

• Konektivitas cepat dan aplikasi pendukung cukup lengkap.

Kalau kamu mencari earbuds untuk olahraga, jalan kaki, atau penggunaan harian yang tetap membuat kamu sadar dengan lingkungan sekitar, CMF Clip Pro menjadi salah satu pilihan open-ear yang menarik di kelasnya.

Baca juga: Nothing Membantah Ikuti Jejak OnePlus Mundur dari Pasar Smartphone