AI Mulai Masuk Pasar Mobil Bekas, Apa Untungnya Buat Konsumen?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:00 WIB

BSD City, VIVA – Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) mulai mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk cara masyarakat mencari mobil bekas. Jika sebelumnya calon pembeli harus menyaring ratusan bahkan ribuan iklan secara manual, kini proses tersebut dapat dilakukan lebih cepat dengan bantuan teknologi AI.

Baca Juga

Pemanfaatan AI di pasar mobil bekas juga mulai diterapkan oleh sejumlah perusahaan otomotif dan platform jual beli kendaraan. Teknologi ini dirancang untuk membantu pengguna menemukan mobil yang sesuai dengan kebutuhan tanpa harus menghabiskan banyak waktu membandingkan setiap pilihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu keunggulan AI adalah kemampuannya memahami kebutuhan pengguna melalui percakapan. Calon pembeli cukup menjelaskan jenis kendaraan yang diinginkan, kisaran harga, jumlah kursi, atau tujuan penggunaan, kemudian sistem akan menampilkan rekomendasi yang dinilai paling relevan.

Baca Juga

Pendekatan tersebut dinilai lebih praktis dibanding metode pencarian konvensional yang mengharuskan pengguna mengatur berbagai filter secara terpisah. Proses pencarian pun menjadi lebih efisien, terutama bagi konsumen yang belum menentukan model kendaraan tertentu.

Selain membantu mencari mobil, AI juga dapat digunakan untuk membandingkan beberapa model sekaligus. Informasi seperti dimensi kendaraan, konsumsi bahan bakar, fitur keselamatan, hingga estimasi biaya kepemilikan dapat dirangkum dalam waktu singkat sehingga memudahkan calon pembeli memahami perbedaan masing-masing model.

Baca Juga

Teknologi ini juga mulai dimanfaatkan untuk memberikan rekomendasi yang lebih personal. Misalnya, pengguna yang membutuhkan mobil keluarga dapat memperoleh saran berbeda dibanding konsumen yang mencari kendaraan harian untuk penggunaan di dalam kota atau pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan niaga.

Di sisi lain, AI dapat membantu memberikan gambaran mengenai kisaran harga mobil bekas berdasarkan tahun produksi, jarak tempuh, kondisi kendaraan, hingga tren pasar. Informasi tersebut dapat menjadi referensi awal sebelum konsumen memutuskan untuk melakukan survei langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu perusahaan yang mulai memanfaatkan teknologi tersebut adalah OLX melalui layanan OLA (OLX Virtual Assistant). Saat ini, layanan tersebut masih tersedia dalam versi beta untuk pengguna perangkat Android.

"Konsumen sering kali kewalahan dengan banyaknya informasi, sehingga proses pencarian menjadi terlalu panjang. OLA hadir untuk mengatasi masalah tersebut," ujar Chief Operating Officer OLXmobbi, Agung Iskandar, dikutip VIVA Otomotif Sabtu 1 Agustus 2026.

Halaman Selanjutnya