ASDP beri kontribusi bagi pengembangan wilayah 3T - ANTARA News Kalimantan Barat

Luwuk, Sulawesi Tengah (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memberikan kontribusi bagi pengembangan wilayah 3T (terdepan, tertinggal, terluar) di berbagai sektor seperti konektivitas wilayah, sektor pariwisata, distribusi logistik, serta perekonomian daerah.

"Keberadaan perseroan sangat dibutuhkan di berbagai wilayah karena memberikan dampak positif," kata Executive Director ASDP Regional 4 Syamsudin kepada media saat press tour di Luwuk, Sulawesi Tengah, Rabu.

Dikatakan, untuk mendukung konektivitas wilayah, perseroan menghubungkan pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan kepulauan, serta daerah terpencil, sehingga akses transportasi menjadi lebih cepat, aman, dan terjangkau.

Dalam mendorong sektor pariwisata, pihaknya memudahkan akses menuju destinasi unggulan seperti Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Banggai Kepulauan, dan Kabupaten Tojo Una-Una, yang memiliki potensi wisata bahari dan kepulauan.

Dari sisi memperlancar distribusi logistik, perseroan menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok seperti beras dan kebutuhan pokok, serta komoditas unggulan daerah seperti kopra, kelapa, perikanan, dan hasil pertanian ke berbagai wilayah pemasaran.

Syamsudin mengatakan perseroan mendorong kelancaran arus perdagangan, distribusi barang, investasi, serta mobilitas tenaga kerja dan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi regional.

"Dampak strategisnya adalah memperkuat konektivitas Sulteng, Gorontalo, dan Sulut juga menjamin kelancaran rantai pasok logistik dan kebutuhan masyarakat," katanya.

ASDP Regional IV terdiri atas Cabang Bajoe, Selayar, Baubau, Bitung, Luwuk, Ternate, Ambon, Biak, Sorong, dan Merauke atau total 10 cabang dengan 67 kapal dan 12 pelabuhan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ASDP beri kontribusi bagi pengembangan wilayah 3T

Pewarta: Ahmad Wijaya
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.