AVC Continental: Tantang Iran untuk Tiket Semifinal, Indonesia Wajib Tampil Konsisten Sejak Poin Pertama

Dian Eko Prasetio

| 28 Agustus 2026, 17:34 WIB

AVC Continental: Tantang Iran untuk Tiket Semifinal, Indonesia Wajib Tampil Konsisten Sejak Poin Pertama

Timnas Voli Putri Indonesia berkumpul usai menyingkirkan Australia dengan skor 3-0 pada laga terakhir fase Grup B AVC Women’s Continental 2026 di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Rabu (26/8/2026). ASIAN VOLLEYBALL.

AKURAT.CO, Tim Nasional (Timnas) Voli Indonesia Putri bakal melakoni laga hidup mati pada babak perempat final AVC Women’s Continental 2026 di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Jumat (28/8/2026).

Garuda Pertiwi dijadwalkan saling sikut kontra wakil Asia Barat, Iran, demi mengamankan satu tiket terakhir menuju babak semifinal AVC Women’s Continental 2026..

Pemenang laga ini akan menghadapi pemenang laga antara China atau Vietnam.

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, menegaskan bahwa konsistensi sejak awal set menjadi kunci vital bagi Mediol Yoku dan kolega jika ingin melangkah lebih jauh di ajang bergengsi benua kuning ini.

"Kunci pertandingan melawan Iran adalah menjaga konsistensi permainan sejak poin pertama, meminimalkan kesalahan sendiri, serta tetap disiplin dalam blok dan pertahanan," kata Luciana.

Timnas Voli Indonesia Putri Fokus pada Pola Permainan dan Kedisiplinan Blok

Luciana menyoroti pentingnya pertahanan rapat dan kedisiplinan benteng blok Indonesia untuk membendung gempuran postur tinggi para pemain Iran.

Selain itu, ia juga meminta anak asuh Marcos Sugiyama untuk tidak ragu mengeksekusi pola serangan yang telah dirancang selama masa latihan.

"Para pemain harus percaya pada kemampuan sendiri, bermain berani, dan tetap fokus pada sistem permainan yang telah dipersiapkan tim pelatih," tegas Luciana.

Ia mewanti-wanti seluruh pilar tim agar tidak mudah kehilangan fokus di poin-poin krusial yang bisa berujung pada kesalahan sendiri (unforced errors).

Menghadapi laga bertensi tinggi di babak perempat final, Luciana menilai bahwa stabilitas emosi dan mental bertanding akan menjadi pembeda di atas lapangan.

Pihaknya mengingatkan agar kesalahan sepele tidak merusak kepercayaan diri tim di tengah laga.

"Kuncinya jangan banyak melakukan kesalahan. Itu yang membuat mental turun sendiri," kata Luciana.

Kemenangan atas Iran tidak hanya akan membawa Indonesia menembus babak empat besar, tetapi juga mempertegas status Garuda Pertiwi sebagai salah satu kekuatan voli putri Asia yang patut diperhitungkan.