Baba Rafi ungkap kunci raih penghargaan franchise 2026 - ANTARA News Jawa Timur

Kuncinya adalah selalu berusaha memberikan yang terbaik

Surabaya (ANTARA) - Kebab Turki Baba Rafi mengungkap fokus dan konsistensi menjadi kunci meraih Top Franchise & Partnership Brand Champion Award 2026 kategori kebab.

Founder & Group CEO Baba Rafi Hendy Setiono mengatakan penghargaan tersebut menjadi hasil dari upaya perusahaan untuk terus memberikan yang terbaik sekaligus menjalankan bisnis sesuai kompetensi yang dikuasai.

"Kuncinya adalah selalu berusaha memberikan yang terbaik, tetap fokus, dan kembali ke fundamental sesuai kompetensi yang kita kuasai," ujar Hendy dalam keterangannya di Surabaya, Senin.

Ia menjelaskan, Baba Rafi meraih penghargaan yang digelar Infobrand.id bersama Tras N Co Indonesia tersebut berdasarkan penilaian terhadap tiga aspek utama, yakni brand awareness, brand reputation, dan brand choice.

Ketiga aspek itu, kata dia, mencerminkan tingkat pengenalan, reputasi, serta pilihan masyarakat terhadap Baba Rafi di tengah persaingan bisnis kebab dan industri waralaba makanan dan minuman di Indonesia.

Hendy mengatakan pengalaman menjalankan bisnis selama lebih dari dua dekade menunjukkan pentingnya mempertahankan fokus pada bidang yang dikuasai.

"Semoga ini bisa menjadi contoh bagi teman-teman pelaku UMKM lain untuk terus menguatkan fundamental bisnisnya," ucapnya.

Menurut dia, Baba Rafi meraih penghargaan tersebut bersama sejumlah merek nasional lainnya, di antaranya J&T kategori logistik, Shop & Drive kategori bengkel dan servis kendaraan, Sabana Fried Chicken kategori ayam goreng, serta Air Minum Biru kategori air minum dalam kemasan.

Selain penghargaan jenama, Baba Rafi juga menerima apresiasi Best Booth Design kategori booth berukuran 3x6 meter dalam IBOS EXPO 2026 di lokasi yang sama, Minggu (9/8).

Apresiasi tersebut diterima Hendra yang mewakili tim Baba Rafi atas desain booth yang dinilai mampu memadukan estetika, fungsionalitas, dan kenyamanan pengunjung sekaligus mencerminkan identitas merek secara kreatif.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.