Perjuangan Soekarno berlangsung dalam waktu panjang, mulai dari masa pergerakan nasional hingga Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Baca Juga: Resmikan Monumen Kudatuli, Megawati Soekarnoputri: Demokrasi Harus Dijaga agar Sejarah Kelam Tidak Terulang
Membangun Kesadaran Nasional
Soekarno mulai aktif dalam pergerakan nasional sejak masih muda. Ia menggunakan pendidikan, organisasi, dan pidato untuk menyebarkan gagasan tentang persatuan serta pentingnya kemerdekaan Indonesia.
Pada 1927, Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI). Organisasi tersebut menjadi salah satu wadah perjuangan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.
Menghadapi Pemerintahan Kolonial
Perjuangan Soekarno membuat pemerintah kolonial Belanda menganggapnya sebagai tokoh yang berpengaruh. Ia beberapa kali ditangkap dan diasingkan karena aktivitas politiknya.
Meskipun mengalami tekanan, Soekarno tetap menyuarakan gagasan mengenai kemerdekaan dan persatuan bangsa.
Memperjuangkan Kemerdekaan melalui Pergerakan Politik
Selain melalui organisasi, Soekarno dikenal sebagai orator yang mampu membangkitkan semangat masyarakat. Pidato-pidatonya menyampaikan gagasan mengenai nasionalisme dan pentingnya bangsa Indonesia menentukan nasibnya sendiri.
Perjuangan tersebut turut membantu membangun kesadaran masyarakat terhadap identitas nasional.
Berperan dalam Persiapan Kemerdekaan
Menjelang berakhirnya pendudukan Jepang, Soekarno terlibat dalam berbagai kegiatan persiapan kemerdekaan. Ia menjadi salah satu tokoh dalam Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan kemudian Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Dalam proses tersebut, Soekarno turut terlibat dalam pembahasan dasar negara dan persiapan pembentukan negara Indonesia.
Baca Juga: Apa Arti Kalimat Pertama dalam Teks Proklamasi? Ini Makna dan Penjelasannya
Membacakan Proklamasi Kemerdekaan
Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu pada Agustus 1945, terjadi perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua mengenai waktu pelaksanaan proklamasi.
Setelah melalui berbagai peristiwa, Soekarno dan Mohammad Hatta menyepakati pelaksanaan proklamasi. Pada 17 Agustus 1945, Soekarno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.
Peristiwa tersebut menjadi puncak perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
Bagaimana perjuangan Soekarno menuju kemerdekaan Indonesia menunjukkan perjalanan panjang seorang tokoh dalam memperjuangkan kebebasan bangsa.
Melalui pergerakan politik, gagasan nasionalisme, dan keterlibatannya dalam persiapan kemerdekaan, Soekarno menjadi salah satu tokoh utama yang mengantarkan Indonesia menuju Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Arika Yafi Fawazzain (Magang)