Bandarlampung sebut pelaksanaan BIAS dilakukan di 478 sekolah

Bandarlampung sebut pelaksanaan BIAS dilakukan di 478 sekolah

Selasa, 11 Agustus 2026 22:21 WIB

Image Print

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Tumenggung menghadiri sebuah kegiatan, di Bandarlampung. Selasa (11/8/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Saat ini kami sedang mematangkan persiapan BIAS dan rencananya pelaksanaannya dilakukan di 478 sekolah SD dan SMP

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandarlampung mengatakan bahwa pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bakal dilakukan di 478 sekolah tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di kota ini.

"Saat ini kami sedang mematangkan persiapan BIAS dan rencananya pelaksanaannya dilakukan di 478 sekolah SD dan SMP," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Tumenggung di Bandarlampung, Selasa.

Dia mengatakan bahwa pada BIAS tahun ini pemerintah daerah menargetkan 65.372 siswa atau pelajar jenjang SD di 311 sekolah dan 167 SMP yang tersebar di Kota Bandarlampung.

"Berdasarkan data Dinkes, sasaran BIAS untuk jenjang SD mencapai 56.593 siswa dan 8.779 siswa jenjang SMP," kata dia.

Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat daya tahan tubuh anak sekaligus memberikan perlindungan terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).

"Tujuannya BIAS untuk menjaga kekebalan kelompok (herd immunity) di kalangan pelajar. Sehingga mereka tidak mudah terkena virus dan sakit," kata dia.

‎Muhtadi pun menegaskan, seluruh tahapan pemberian vaksin dalam pelaksanaan BIAS mengacu pada jadwal dan jenis imunisasi yang telah ditetapkan pemerintah.

"Jadi, kesiapan pelaksanaan program menjadi bagian penting dalam memastikan setiap sasaran memperoleh imunisasi sesuai ketentuan. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya Dinkes Bandarlampung dalam menjaga perlindungan kesehatan anak usia sekolah secara berkelanjutan," kata dia.

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.