Banjarmasin (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa dari tingkat SD dan SMP sederajat hingga beasiswa cendekia bagi mahasiswa tahun 2026.
Ketua Baznas Kota Banjarmasin Riduan Masykur saat penyerahan program Banjarmasin Cerdas dari Baznas Kota Banjarmasin tahun 2026 di gedung Sekber Banjarmasin, Kamis, menyampaikan, total bantuan yang disalurkan sekitar Rp60 juta.
Menurut dia, bantuan untuk beasiswa cendekia yang berkolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel tersebut, yakni menyasar sebanyak 10 mahasiswai untuk jenang S1 di tiga perguruan tinggi, yakni Uniska, UIN Antasari Banjarmasin dan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban).
Baca juga: Baznas Banjarmasin dampingi 50 ibu hamil untuk cegah stunting
"Total bantuan yang disalurkan untuk beasiswa cendekia ini sebesar Rp29,5 juta," paparnya.
Sedangkan untuk bantuan pendidikan kepada 35 siswa/i dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs dengan total Rp30,7 juta.
"Tentunya bantuan yang disalurkan ini untuk siswa/i dan mahasiswa/i dari keluarga yang tidak mampu atau yang berhak menerima zakat, infaq dan shadakah," paparnya.
Dinyatakan dia, Baznas Kota Banjarmasin menyalurkan amanah zakat, infaq dan shadakah dari masyarakat melalui berbagai program, salah satunya lewat program seperti ini, selain itu program bedah rumah, penangan stunting, bantuan bagi usaha kecil dan lainnnya.
"Tentunya kita salurkan sesuai yang berhak menerimanya itu sesuai syariat, melalui verifikasi ketat di lapangan," ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar menyampaikan apresiasi atas program Banjarmasin Cerdas dari Baznas Kota Banjarmasin ini.
"Ini program luar biasa untuk memajukan pendidikan di kota ini," ujarnya.
Lewat bantuan yang disalurkan Baznas ini, banyak anak yang menempuh pendidikan dengan tenang tanpa memikirkan biaya sekolah dan kuliah, hingga bisa menggapai cita-cita.
Pewarta: Sukarli
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.