Belum Padam, Kebakaran Bromo Meluas hingga 10 Hektare

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Jakarta, VIVA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo, Jawa Timur belum padam hingga hari ini, Rabu, 5 Agustus 2026. Lahan yang terbakar ini diperkirakan mencapai 10 hektare.

Baca Juga

Sampai saat ini petugas gabungan terus berusaha memadamkan kobaran api yang terus meluas dengan menggunakan alat manual seadanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kondisi hari ini titik api masih belum padam, sehingga petugas terus melakukan upaya pemadaman ke sejumlah titik api," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief, Rabu, 5 Agustus 2026.

Baca Juga

Personel Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo bersama BPBD Jawa Timur, Perhutani, TNI/Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Agen Penanggulangan Bencana Jatim, relawan dan masyarakat bersatu padu untuk memadamkan karhutla di kawasan wisata Gunung Bromo tersebut.

"Alat pemukul api (kepyok) yang dimiliki petugas sudah rusak semua karena digunakan secara masif saat memadamkan karhutla, namun petugas tetap memadamkan api dengan menggunakan ranting pohon yang ada," tuturnya.

Baca Juga

Selain kepyok, lanjut dia, petugas gabungan menggunakan backpack sprayer untuk memadamkan kobaran api yang terus merembet ke lokasi yang lain akibat angin kencang dan ilalang kering yang mudah terbakar.

Tim gabungan juga memantau pergerakan titik api dan melakukan penyekatan agar api tidak merembet ke wilayah lainnya, sehingga diharapkan api bisa padam dan luas lahan yang terbakar tidak semakin meluas.

Luas karhutla di Gunung Bromo yang merupakan kawasan TNBTS dari 7,9 hektare menjadi 10 hektare, namun kemungkinan bisa bertambah karena titik api belum padam 100 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karhutla tersebut berdampak pada penutupan sebagian kawasan wisata Gunung Bromo yang menjadi salah satu destinasi andalan di Jawa Timur karena pihak Balai Besar TNBTS menutup akses wisata Gunung Bromo dari pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang untuk memaksimalkan upaya pemadaman api dan memastikan aspek keselamatan seluruh wisatawan.

Penutupan tiga akses tersebut dilakukan sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan, namun wisatawan bisa berkunjung ke Gunung Bromo dari pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan dengan area yang terbatas. (Ant)

Mobil Chery berasap di parkiran GIIAS 2026

Viral Mobil Berasap di Area Parkir GIIAS 2026, Chery Ungkap Penyebabnya

Sebuah video yang memperlihatkan sebuah mobil mengeluarkan asap di area parkir Hall 9 Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026 menjadi perbincangan di m

VIVA.co.id

5 Agustus 2026