BGN tambahkan edukasi gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis - ANTARA News Gorontalo

Kota Bogor (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan pihaknya akan menambahkan materi edukasi gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar siswa tidak hanya menerima makanan bergizi, tetapi juga memahami pentingnya pola makan sehat sejak usia dini.  

Pernyataan itu disampaikan Sudaryono saat meninjau pelaksanaan Program MBG di SDN Bantarjati 09, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat. 

Menurut Sudaryono, BGN akan menyiapkan modul tambahan yang disampaikan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekolah untuk memperkuat pembentukan kebiasaan hidup sehat pada anak.  

"Selain diajarkan tata krama seperti cuci tangan dan berdoa sebelum makan, nanti kami akan menjelaskan kandungan gizinya, kenapa makan sayur itu penting. Itu juga akan kami sampaikan kepada anak-anak," katanya.  

Ia mengatakan kebiasaan yang dibentuk sejak masa kanak-kanak akan memengaruhi pola konsumsi seseorang ketika dewasa sehingga edukasi gizi menjadi bagian penting dari keberhasilan Program MBG.

"Kalau di saat anak-anak kita senang sayuran, ya kita akan terus senang sayuran. Makanya ini bukan makan enak gratis, bukan makan yang disukai gratis, tetapi makan bergizi gratis yang diusahakan enak dan porsinya sesuai," ujarnya.

Sudaryono menambahkan BGN juga terus mengevaluasi pelaksanaan MBG melalui inspeksi langsung ke dapur penyedia makanan. Evaluasi dilakukan terhadap kualitas menu, penyajian, hingga tingkat penerimaan siswa terhadap makanan yang disediakan.  

Saat ini, kata dia, sekitar 27 ribu dapur MBG telah beroperasi di berbagai daerah di Indonesia dan sebagian besar telah menjalankan program sesuai standar. BGN akan terus melakukan pembinaan terhadap penyedia layanan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan dinas pendidikan.

Sementara itu, Kepala SDN Bantarjati 09 Kota Bogor Sugiartini mengatakan Program MBG telah mengubah kebiasaan makan siswa di sekolahnya. 

"Anak-anak sangat antusias. Yang biasanya tidak sarapan sekarang menjadi sarapan, yang tadinya tidak suka sayur sekarang menjadi suka. Alhamdulillah hampir setiap anak makan MBG dan hampir semuanya habis," katanya. 

Menurut Sugiartini, menu yang paling disukai siswa antara lain ayam, telur, burger, dan buah, sehingga program tersebut mendapat respons positif dari peserta didik.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sudaryono tambahkan edukasi gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.