Tanjung Selor, Kaltara (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tanjung Selor menyebutkan sebaran titik panas di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), ada di 33 lokasi dengan kategori sedang pada Jumat (21/8).
“Ada 33 titik panas di Kaltara berdasarkan Satelit Tera, Aqua, S-NPP dan NOAA20,” ujar Dewi Paramitha, Forcaster BMKG Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan di Tanjung Selor, Jumat.
Dewi menyebutkan, titik panas tersebut menyebar di Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau dan Kota Tarakan.
Dengan adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kaltara dan beberapa wilayah di Kalimantan, lanjutnya, saat ini jarak pandang di Kaltara hanya 3-4 kilometer karena kabut asap.
“Untuk jarak pandang saat ini 3-4 meter yang mana untuk penerbangan khususnya pesawat besar tidak direkomendasikan,” ujar dia.
Kemudian untuk prakiraan cuaca 22-23 Agustus di wilayah Kabupaten Bulungan, Tana Tidung dan Malinau umumnya cerah dan cerah berawan.
“Untuk wilayah Tana Tidung dan Malinau berpotensi hujan ringan dan hujan disertai petir pada malam dan juga dini hari di beberapa wilayah,” katanya.
Terkait adanya beberapa titik api di Kaltara karena fenomena El Nino, Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang mengatakan telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait bahaya karhutla.
Baca juga: BMKG deteksi 143 titik panas di Provinsi Riau
“Kita berikan imbauan kepada masyarakat tentunya melalui dinas terkait, terutama BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Dinas Kehutanan (Dishut),” ujarnya di Tanjung Selor.
Adapun imbauannya, kata Zainal, tidak membakar lahan atau hutan di musim kemarau yang sudah melanda Kaltara sebulan ini.
“Kita imbau untuk tidak membakar-bakar lagi. Karena ini sangat berbahaya dan akan berdampak luas, terutama habisnya lahan-lahan hutan kita, kemudian juga kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran ini akan merusak udara di sini,” katanya.
Selain melaksanakan imbauan, lanjutnya, BPBD dan Dishut Kaltara juga siaga serta sudah turun ke lapangan memadamkan karhutla yang terjadi di beberapa wilayah di Kaltara.
“Jadi kita melalui dua dinas ini memberikan pemahaman dan imbauan kepada masyarakat untuk hati-hati terkait potensi bahaya kebakaran di saat cuaca panas seperti sekarang,” kata Zainal.
Pewarta: Agus Salam
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.