BPBD Ciamis memastikan kebakaran lahan Perhutani tidak meluas - ANTARA News Jawa Barat

Ciamis (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat memastikan kebakaran lahan di kawasan Perhutani, Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar hanya membakar tanaman kering, dan berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas.

"Iya, tidak ada meluas, sudah padam," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani di Ciamis, Sabtu.

Ia menuturkan, kebakaran lahan di kawasan Perhutani itu terjadi di Dusun Pasir Ipis, Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar  diketahui terjadi, Jumat (7/8) petang.

Sejumlah personel gabungan dari unsur BPBD, aparatur pemerintah kecamatan dan desa, kepolisian, TNI, Damkar, Tagana, dan Polisi Hutan Perhutani juga masyarakat turun bersama-sama untuk memadamkan kobaran api.

"BPBD Ciamis berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan asesmen dan penanganan kebakaran lahan," katanya.

Terkait penyebab kebakaran, kata dia, belum dapat diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga bahwa kobaran api tiba-tiba sudah terlihat membakar lahan Perhutani.

Kobaran api, lanjut dia, akhirnya berhasil dipadamkan dan terus dilakukan pemantauan menjelang tengah malam dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan kurang lebih 2 hektare.

"Luasan area terbakar kurang lebih 2 hektare meliputi serasah daun jati, tidak menimbulkan kerugian sebab tanaman jati tidak terbakar," katanya.

Ani mengimbau masyarakat untuk selalu waspada bahaya kebakaran lahan saat musim kemarau dengan tidak sembarangan menyalakan api, terutama di area rawan kebakaran seperti sampah dan tanaman kering.

Pemkab Ciamis, kata dia, sudah menerbitkan Surat Edaran Bupati Ciamis terkait siaga darurat bencana kekeringan dan kebakaran lahan serta hutan mulai 1 Juli sampai 30 September 2026.

Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.