BPBD Palu perkuat edukasi mitigasi bencana sejak dini bagi pelajar
Senin, 27 Juli 2026 16:14 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Kota Palu Presly Tampubolon saat diwawancara terkait upaya mitigasi bencana di Palu, Senin (27/7/2026). ANTARA/Nur Amalia Amir
Palu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Sulawesi Tengah, memperkuat edukasi mitigasi bencana sejak dini bagi siswa, guna meningkatkan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) serta membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.
“Salah satu upaya yang terus dilakukan untuk memperkuat mitigasi adalah memperluas kegiatan simulasi dan sosialisasi kebencanaan di lingkungan sekolah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Palu Presly Tampubolon di Palu, Senin.
Ia mengatakan pada tahun 2025 BPBD Kota Palu telah melakukan simulasi dan sosialisasi kebencanaan bagi sekitar 225 Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Palu.
Menurut dia, materi edukasi disampaikan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter anak usia dini, melalui metode bermain agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik.
Ia menjelaskan tahun ini program tersebut difokuskan pada jenjang Sekolah Dasar (SD). Dari total sekitar 184 SD sederajat di Kota Palu, pemerintah menargetkan sedikitnya 75 persen sekolah atau sekitar 113 sekolah mendapatkan simulasi kebencanaan.
“Sampai sekarang kami sudah menjangkau sekitar 60 sekolah. Tim kami turun setiap hari ke dua sekolah. Mudah-mudahan akhir Agustus atau awal September target itu sudah tercapai,” ujarnya.
Ia menjelaskan Pemerintah Kota (Pemkot Palu) Palu menargetkan IKD terus meningkat. Menurut dia, IKD Kota Palu tahun ini berada pada angka 0,74 setelah meningkat dari 0,73 pada 2025.
Ia mengatakan IKD tersebut terus didorong menuju angka 0,80 agar Kota Palu masuk kategori hijau atau daerah yang memiliki tingkat ketahanan bencana yang lebih baik.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026