BPS: Kemiskinan Gorontalo turun menjadi 12,16 persen - ANTARA News Gorontalo

Gorontalo (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2026 turun menjadi 12,16 persen atau berkurang 0,46 poin persentase dibandingkan September 2025 yang mencapai 12,62 persen.

Kepala BPS Provinsi Gorontalo Agus Sudibyo di Gorontalo, Rabu, mengatakan jumlah penduduk miskin juga mengalami penurunan dari 155,76 ribu orang pada September 2025 menjadi 150,60 ribu orang pada Maret 2026.

"Kalau dibandingkan September 2025, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 5,16 ribu orang. Ini menunjukkan kondisi kesejahteraan masyarakat mengalami perbaikan," katanya.

BPS mencatat Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) turun dari 2,399 pada September 2025 menjadi 2,011 pada Maret 2026. Sementara Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga menurun dari 0,605 menjadi 0,500.
 

Menurut Agus, penurunan kedua indikator tersebut menunjukkan rata-rata pengeluaran penduduk miskin semakin mendekati garis kemiskinan dan tingkat kesenjangan pengeluaran antarpenduduk miskin semakin mengecil.

Di sisi lain, garis kemiskinan di Provinsi Gorontalo meningkat dari Rp519.640 per kapita per bulan pada September 2025 menjadi Rp535.255 per kapita per bulan pada Maret 2026 atau naik sekitar 3,01 persen.

BPS mencatat komponen makanan masih mendominasi pembentuk garis kemiskinan dengan kontribusi 77,78 persen atau sebesar Rp416.323 per kapita per bulan. Adapun komponen bukan makanan menyumbang 22,22 persen atau Rp118.932 per kapita per bulan.

Agus menjelaskan penurunan kemiskinan didukung oleh sejumlah indikator ekonomi. Inflasi tahunan Gorontalo pada Maret 2026 tercatat sebesar 2,11 persen atau lebih rendah dibandingkan September 2025 yang mencapai 3,15 persen.

Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) juga meningkat dari 117,83 pada September 2025 menjadi 121,85 pada Maret 2026. Kenaikan NTP menunjukkan daya beli petani membaik sehingga ikut menopang peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah perdesaan.

Meski demikian, BPS mengingatkan upaya penanggulangan kemiskinan perlu terus diperkuat agar tren penurunan tersebut dapat dipertahankan, terutama melalui peningkatan pendapatan masyarakat dan pengendalian harga kebutuhan pokok.

Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.