ILUSTRASI. BTN menjadi bank dengan penyaluran terbesar dalam Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi skema FLPP yang digelar BP Tapera.(KONTAN/Baihaki)
Reporter: Aura Putri | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjadi bank dengan penyaluran terbesar dalam Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang digelar BP Tapera bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Sebanyak 30.203 debitur debitur BTN mengikuti akad, baik secara langsung maupun daring.
Berdasarkan siaran pers resmi BP Tapera, akad massal tersebut diikuti 62.710 debitur KPR FLPP. Rinciannya, sebanyak 200 debitur hadir langsung di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sedangkan 62.510 debitur mengikuti secara daring dari 372 kabupaten/kota di 36 provinsi.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem perumahan, termasuk dukungan Danantara Indonesia.
Baca Juga: Bank Ganesha Raup Laba Rp 113,77 Miliar pada Semester I 2026
"Pencapaian BTN sebagai penyalur terbesar dalam akad massal ini merupakan hasil kerja bersama. Dukungan Danantara Indonesia dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BP Tapera, perbankan, pengembang, dan seluruh pelaku ekosistem turut meningkatkan kapasitas BTN dalam memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat," ujar Nixon dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026).
Hingga 29 Juli 2026, BP Tapera mencatat penyaluran KPR subsidi FLPP secara nasional telah mencapai 118.756 unit rumah senilai Rp 14,76 triliun.
Sementara itu, berdasarkan data Kementerian PKP, BTN telah menyalurkan 55.766 unit KPR FLPP hingga 29 Juli 2026, tertinggi di antara bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Baca Juga: Korea Development Bank (KDB) Tingkatkan Kepemilikan di KDB Tifa Finance Menjadi 92,5%
Adapun PT Bank Syariah Nasional (BSN) telah menyalurkan 28.282 unit. Dengan demikian, BTN dan BSN telah menyalurkan total 84.048 unit rumah subsidi melalui layanan konvensional dan syariah.
Selain menyalurkan KPR subsidi kepada masyarakat, BTN juga mendukung pembangunan rumah melalui Kredit Program Perumahan (KPP). Hingga 29 Juli 2026, realisasi KPP BTN mencapai sekitar Rp 4,39 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News