Bulog serap 3.300 ton gabah petani Bangka Selatan - ANTARA News Bangka Belitung

Pangkalpinang (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama Januari hingga Juli 2026 telah menyerap 3.300 ton gabah kering petani di Kabupaten Bangka Selatan, guna menjaga harga gabah petani pada saat musim panen raya padi di daerah itu.

"Kita berharap penyerapan gabah petani ini dapat meningkatkan perekonomian dan menjaga ketahanan pangan masyarakat," kata Kepala Perum Bulog Cabang Bangka, Dimas Wage Tantri di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan selama Januari hingga pertengahan Juli 2026, Perum Bulog Cabang Bangka telah menyerap 3.300 gabah kering petani di Kabupaten Bangka Selatan yang tersebar di Desa Pulau Besar, Batu Betumpang, Rias dan Desa Serdang.

"Saat ini, kita masih melakukan penyerapan gabah petani di Pulau Bangka yang terdiri empat kabupaten dan satu kota yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang," katanya.

Ia menyatakan penyerapan 3.300 ton gabah kering ini setara 1.700 ton beras dan cukup untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat di Pulau Bangka hingga 2,5 hingga tiga bulan ke depannya.

"Pada tahun ini, kita mendapatkan target penyerapan gabah petani sebanyak 6.600 ton dan sudah terealisasi sekitar 50 persen lebih dari target yang ditetapkan Bulog pusat," katanya.

Ia berharap bagi petani yang berminat menyerahkan gabahnya dengan harga Rp6.500 per kilogram ke Bulog maka silahkan menghubungi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat dan Bulog akan segera menindaklanjutinya.

"Petani jangan panen dulu padinya. Jadi petani melaporkan dulu ke petugas PPL dan nanti PPL ini akan berkoordinasi dengan Bulog, selanjutnya petugas Bulog datang ke lokasi untuk menyerap gabah petani ini," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.