Bupati: Karya peserta lomba krenova akan dipromosikan kepada publik

Bupati: Karya peserta lomba krenova akan dipromosikan kepada publik

Rabu, 22 Juli 2026 16:47 WIB

Image Print

Bupati Demak Eisti'anah saat melihat salah satu hasil karya peserta lomba kreasi dan inovasi (Krenova) berupa freezer palka hybrid atau boks pendingin dengan energi terbarukan untuk nelayan di sela-sela Lomba Krenova 2026 di Hotel Amantis Demak, Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Demak (ANTARA) - Bupati Demak Eisti'anah menegaskan Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, bakal mengupayakan pemanfaatan hasil karya peserta lomba kreasi dan inovasi (Krenova) melalui promosi dan fasilitasi kerja sama, agar inovasi yang dihasilkan tidak berhenti pada ajang perlombaan.

"Kami juga memiliki pengalaman memanfaatkan hasil krenova pada tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah produk inovasi bahkan dibeli oleh pemerintah daerah dan disalurkan kepada masyarakat melalui program kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD)," ujarnya ditemui usai menghadiri Lomba Krenova Kabupaten Demak 2026 di Hotel Amantis Demak, Rabu.

Ia mengatakan pemerintah juga akan melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan tersebut untuk memastikan produk-produk inovasi yang telah disalurkan masih digunakan secara optimal.

Nantinya, kata Eisti'anah, hasil-hasil krenova juga akan diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Demak, seperti Demak Ekspo maupun agenda lain yang melibatkan banyak pengunjung.

Menurut dia penyediaan stan khusus krenova dalam berbagai even akan menjadi sarana promosi yang efektif sekaligus memperkenalkan kreativitas masyarakat Kabupaten Demak.

"Kami berharap setiap kegiatan besar yang digelar Pemkab Demak tersedia gerai khusus yang menampilkan hasil krenova, sehingga masyarakat lebih mengenal kreativitas dan inovasi warga Kabupaten Demak," ujarnya.

Selain itu, dia juga mengusulkan agar setiap produk yang dipamerkan dilengkapi informasi harga dan kontak pembuatnya. Dengan demikian masyarakat maupun calon mitra usaha dapat melakukan pemesanan secara langsung.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga siap mempertemukan para inovator dengan dunia usaha maupun investor apabila produk yang dihasilkan memiliki potensi untuk dikembangkan secara komersial.

"Kalau ada hasil inovasi yang berpotensi dikembangkan, misalnya produk yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, tentu akan kami hubungkan dengan pihak-pihak yang membutuhkan agar bisa terjalin kerja sama," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Demak Masbahatun Niamah mengungkapkan pendaftar lomba krenova tahun ini ada 36 pendaftar, namun setelah melalui tahap verifikasi ada 18 peserta yang dinyatakan lolos ke babak selanjutnya.

Animo masyarakat mengikuti lomba krenova, kata dia, memang meningkat, karena tahun-tahun sebelumnya hanya berkisar antara 20-30 peserta, tahun ini mencapai 36 pendaftar.

Pemenang yang akan diumumkan hari ini (22/7), akan mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan untuk juara I sebesar Rp10 juta, juara II sebesar Rp9 juta, dan juara III sebesar Rp8 juta. Sedangkan juara harapan I, II, dan III juga mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan masing-masing Rp7 juta, Rp6 juta, dan Rp5 juta.

Karya para peserta lomba, antara lain ada temuan soal pemantauan cuaca untuk pertanian, pemanfaatan limbah minyak goreng, freezer palka hybrid untuk nelayan, robot untuk pemotong gulma, bio film silica, pengoperasian kandang ternak secara otomatis, hingga alat penyiram air untuk komoditas pertanian.

Baca juga: Disperpusip: Naskah karya ilmiah lomba jadi memori kolektif warga

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.