Bupati Sleman: Penting merangkul Gen-Z guna mempercepat regenerasi petani
Jumat, 7 Agustus 2026 19:56 WIB
Bupati Sleman Harda Kiswaya saat mengukuhkan pengurus Petani Milenial Kabupaten Sleman periode2026–2029 di Gedung Serbaguna Sleman, Yogyakarta, Jumat (7/8/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda
Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut pentingnya percepatan regenerasi petani khususnya dengan merangkul Generasi Z (Gen-Z) untuk terjun di sektor pertanian.
"Tantangan peningkatan usia petani yang jika tidak diantisipasi segera, dapat mengakibatkan krisis sumber daya manusia di sektor pertanian di masa mendatang," kata Harda Kiswaya saat mengukuhkan pengurus Petani Milenial Kabupaten Sleman periode 2026–2029 di Gedung Serbaguna Sleman, Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, pertanian saat ini tidak lagi sekadar mencangkul dan memanen, tetapi mencakup pemasaran digital, pengolahan data cuaca, hingga pengembangan agribisnis bernilai tambah tinggi.
"Kita harus mengubah cara pandang bahwa bertani bukan pilihan terakhir, melainkan profesi masa depan yang menjanjikan, terhormat, dan penuh inovasi," katanya.
Harda juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergotong royong agar Kabupaten Sleman mampu menjadi lumbung pangan utama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kegiatan pelantikan pengurus Petani Milenial Kabupaten Sleman periode 2026–2029 ini juga dirangkaikan dengan "Focus Group Discussion" (FGD) ini menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat silaturahmi, sinergi bisnis antarpetani muda, serta mempercepat regenerasi sektor pertanian menuju era berbasis teknologi digital.
Ketua Petani Milenial Sleman Taufik Mawaddani mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mempererat keterikatan antarpetani muda serta membangun ekosistem bisnis terintegrasi di Kabupaten Sleman.
"Kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi dan mempererat kolaborasi dalam berbisnis bersama-sama," katanya.
Menurut dia ekosistem pertanian muda di Sleman kini mendapat dukungan kuat dari berbagai pihak lintas sektor, mulai dari perbankan, perguruan tinggi, hingga Pemerintah Kabupaten Sleman.
"Harapan kita ke depan, petani milenial lebih kompak, solid, dan bisnisnya saling terintegrasi," katanya.
Ia mengatakan dengan adanya dukungan dari perbankan, perguruan tinggi, dan Pemkab Sleman, masalah-masalah klasik seperti permodalan dan kepastian pasar dapat terselesaikan.
"Kami sangat mengapresiasi Bupati Sleman yang memberikan dukungan luar biasa bagi perkembangan petani di Sleman," katanya.
Pewarta : V001
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026