Butuh 120 Menit Kalahkan Swiss, Argentina vs Inggris di Semifinal

Bagikan:

JAKARTA - Skenario yang berjalan mulus bagi Argentina meski harus bekerja keras mengalahkan Swiss di perempat final Piala Dunia 2026. Dalam duel di Stadion Kansas City, Amerika Serikat, Minggu, 12 Juli 2026 pagi WIB, Argentina butuh 120 menit sebelum menang 3-1 atas 10 pemain Swiss.

Apa jadinya bila Swiss tetap bermain dengan 11 pemain. Dikartumerahnya Breel Embolo karena dianggap menjatuhkan diri saat terjadi kontak fisik dengan gelandang Leandro Paredes menjadi titik balik pertandingan. Apalagi, insiden itu terjadi di menit 73 saat Embolo merasa diteken dari belakang oleh Leandro.

Wasit Joao Pinheiro sesungguhnya sudah menjatuhkan hukuman kepada Leandro dengan memberi kartu kuning. Namun tim VAR melakukan intervensi dan meminta wasit meninjau insiden tersebut.

Pinheiro pun mencermati kejadian karena dianggap 'mistaken identity'. Istilah anyar dari FIFA untuk pelanggaran yang perlu ditinjau VAR karena ada kemungkinan wasit salah memberi kartu atau sanksi.

Dan, benar Embolo yang kemudian menjadi ‘tersangka’. Wasit mencabut kartu kuning Leandro dan sebaliknya memberikannya kepada Embolo. Karena sudah mengantungi kartu kuning kedua, striker Rennes ini mendapat kartu merah. Meski sempat protes, Embolo harus meninggalkan lapangan dengan tangisan.

Kartu merah Embolo pun mengubah pertandingan. Sebelumnya, Swiss mampu unggul dalam penguasaan bola dan mengurung pertahanan Argentina.

Sebuah ironi karena sang juara bertahan sesungguhnya sudah unggul melalui gelandang Alexis Mac Allister membobol gawang Gregor Kobel saat laga baru berjalan 10 menit. Menerima sepak pojok dari Lionel Messi, dirinya kemudian melepaskan tendangan yang gagal diselamatkan kiper Borussia Dortmund itu.

Setelah unggul 1-0, Argentina justru berada di bawah tekanan. Meski mampu mempertahankan keunggulan hingga turun minum, namun Swiss justru lebih menguasai permainan.

Tim asuhan Lionel Scaloni pantas berterima kasih kepada kiper Emiliano Martinez yang jatuh bangun menyelamatkan gawang, Termasuk saat dirinya harus meninggalkan gawang untuk menyongsong Embolo yang sudah lolos dari hadangan bek Lisandro Martinez.

Selanjutnya giliran Dan Ndoye yang mengancam gawang Argentina. Paling tidak dua peluang dari pemain depan Nottingham Forest ini digagalkan Lisandro Martinez dan kiper.

Namun Emiliano Martinez akhirnya tak berdaya saat sepakan Ndoye melewati kedua kakinya. Gol yang tercipta di menit 67 itu mengubah skor menjadi 1-1.

BACA JUGA:


Dalam posisi sedikit di atas angin, Embolo malah berlaku sembrono saat terjadi gesekan dengan Leandro. Atas insiden itu dan Embolo dinilai berakting menjatuhkan diri, Swiss terpaksa bermain dengan 10 pemain.

Meski demikian, Swiss tetap tampil heroik dan mempertahankan skor imbang itu sampai laga usai. Pertandingan pun berlanjut extra time. Kali ini, Argentina dinaungi keberuntungan. Striker Julian Alvarez berhasil memecah kebuntuan setelah tendangan dia yang mengarah ke sudut gawang Swiss mengubah skor menjadi 2-1 di menit 112.

Gol itu seperti mematikan daya Swiss. Mental mereka langsung ambruk. Apalagi, striker pengganti Lautaro Martinez memantapkan keunggulan Argentina menjelang pertandingan usai. Gol di menit 120+1 itu mengubah skor menjadi 3-1.

Skor itu bertahan hingga laga usai dan Argentina lolos ke semifinal untuk menghadapi Inggris yang menyingkirkan Norwegia. Laga tersebut bakal diwarnai drama dan emosi mengingat perseteruan dua tim di tingkat dunia.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+