Bagikan:
YOGYAKARTA – Bayi di bawah usia 1 tahun memang cukup sering menangis. Penyebabnya cukup beragam sehingga orang tua harus benar-benar memahami apa pemicu yang membuat mereka menangis. Cara menenangkan bayi yang sering menangis intinya adalah dengan memahami apa pemicunya.
Cara Menenangkan Bayi yang Sering Menangis
Berikut ini beberapa cara membuat bayi yang menangis jadi lebih tenang dan diam. Anda bisa mencobanya satu per satu.
- Pastikan bayi tidak lapar
Rasa lapar merupakan penyebab paling umum bayi menangis, terutama pada bayi baru lahir yang membutuhkan ASI atau susu formula setiap 2–3 jam. Selain menangis, bayi yang lapar biasanya menunjukkan tanda-tanda lain seperti membuka mulut mencari puting (rooting reflex), mengisap jari, mengecap bibir, atau tampak gelisah.
Apabila waktu menyusu sudah cukup lama berlalu, cobalah menyusui bayi terlebih dahulu. Bayi yang kenyang umumnya akan menjadi lebih tenang dan mudah tertidur.
- Periksa popok bayi
Popok yang basah atau penuh dapat membuat bayi merasa tidak nyaman sehingga memicu tangisan. Selain itu, iritasi kulit akibat popok, pakaian yang terlalu ketat, atau suhu tubuh yang terlalu panas maupun terlalu dingin juga dapat membuat bayi rewel.
Periksa kondisi popok secara berkala dan pastikan pakaian yang digunakan sesuai dengan suhu lingkungan agar bayi tetap merasa nyaman.
- Gendong bayi agar merasa aman dan tenang
Banyak bayi merasa lebih tenang ketika digendong karena merasakan kehangatan tubuh, detak jantung, dan kedekatan dengan orang tuanya. Menggendong sambil mengayun perlahan dapat memberikan rasa aman yang mengingatkan bayi pada suasana di dalam kandungan.
Jika memungkinkan, gunakan gendongan ergonomis yang mampu menopang kepala, leher, dan punggung bayi dengan baik sehingga orang tua juga lebih nyaman saat menggendong dalam waktu yang lebih lama.
BACA JUGA:
- Ciptakan suasana yang tenang
Lingkungan yang terlalu bising, cahaya yang sangat terang, atau terlalu banyak orang di sekitar dapat membuat sebagian bayi menjadi lebih rewel. Jika bayi terus menangis, coba pindahkan ke ruangan yang lebih tenang dengan pencahayaan yang redup. Beberapa bayi juga lebih mudah tenang ketika mendengar suara yang lembut, seperti alunan lagu pengantar tidur, suara kipas angin, atau white noise. Lingkungan yang nyaman membantu bayi lebih mudah rileks dan tertidur.
- Perhatikan apakah bayi mengantuk
Bayi yang terlalu lelah justru sering kali lebih sulit tidur dan menjadi lebih mudah menangis. Beberapa tanda bayi mulai mengantuk antara lain mengucek mata, menguap berulang kali, menatap kosong, atau menjadi lebih rewel dari biasanya.
Jika tanda-tanda tersebut muncul, segera bantu bayi tidur sebelum ia menjadi terlalu lelah. Menjaga jadwal tidur yang teratur juga dapat membantu mengurangi frekuensi tangisan.
Itulah beberapa cara menenangkan bayi yang sering menangis. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+