Jakarta (ANTARA) - Sensasi panas pada tangan setelah memegang atau mengolah cabai sering membuat tidak nyaman. Kondisi tersebut terjadi akibat senyawa capsaicin pada cabai yang menempel di kulit dan memicu rasa terbakar.
Capsaicin merupakan senyawa aktif yang memberikan rasa pedas pada cabai. Senyawa ini dapat menempel pada permukaan kulit, terutama saat seseorang memotong, mengulek, atau membersihkan cabai, sehingga tangan terasa panas meski sudah dicuci dengan air biasa.
Rasa panas akibat cabai umumnya dapat berkurang dengan sendirinya. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu menghilangkan sisa capsaicin dan meredakan rasa tidak nyaman pada tangan.
Baca juga: Tips cegah dan atasi dinding rumah yang lembap saat musim hujan
Cara mengatasi tangan yang panas akibat terkena cabai
1. Cuci tangan dengan sabun pencuci piring
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mencuci tangan menggunakan sabun pencuci piring. Sabun jenis ini dirancang untuk mengangkat minyak dan lemak, sehingga dapat membantu membersihkan capsaicin yang menempel pada kulit.
Pastikan mencuci bagian tangan secara menyeluruh, termasuk sela-sela jari dan area sekitar kuku yang mungkin masih terkena sisa cabai.
2. Gunakan minyak untuk melarutkan capsaicin
Capsaicin memiliki sifat larut dalam minyak. Karena itu, mengoleskan minyak goreng, minyak zaitun, atau minyak sayur pada tangan yang terasa panas dapat membantu mengangkat senyawa tersebut.
Caranya, oleskan minyak pada bagian tangan yang terkena cabai selama beberapa saat, kemudian bersihkan kembali menggunakan sabun dan air mengalir.
3. Rendam tangan dengan susu
Susu atau produk olahannya juga dapat digunakan untuk membantu mengurangi rasa panas akibat cabai. Kandungan kasein dalam susu dapat membantu mengikat capsaicin sehingga sensasi pedas atau panas berkurang.
Tangan dapat direndam dalam susu dingin selama beberapa menit, lalu dicuci kembali hingga bersih.
Baca juga: Cara atasi kesalahan data peserta saat daftar akun SNPMB 2026
4. Gunakan kompres dingin
Kompres dingin dapat membantu memberikan rasa nyaman pada kulit yang terasa panas. Meski tidak menghilangkan capsaicin secara langsung, suhu dingin dapat membantu mengurangi sensasi terbakar sementara.
Gunakan es yang dibungkus kain bersih dan tempelkan pada bagian tangan yang terasa panas selama beberapa menit.
5. Hindari hanya menggunakan air biasa
Membilas tangan dengan air saja terkadang belum cukup untuk menghilangkan rasa panas akibat cabai. Hal ini karena capsaicin tidak mudah larut dalam air, sehingga sisa senyawa tersebut masih dapat tertinggal di kulit.
Untuk hasil lebih baik, gunakan bahan yang dapat membantu mengangkat minyak, seperti sabun pencuci piring atau minyak sebelum mencuci tangan.
Tips mencegah tangan panas saat mengolah cabai
Agar tidak mengalami rasa panas setelah memegang cabai, beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan, seperti:
- Menggunakan sarung tangan saat memotong atau mengulek cabai.
- Hindari menyentuh wajah, mata, atau bagian kulit sensitif setelah memegang cabai.
- Segera mencuci tangan setelah selesai mengolah cabai.
- Membersihkan peralatan dapur yang terkena cabai agar tidak menyebarkan capsaicin.
Jika rasa panas disertai iritasi berat, kemerahan berlebihan, atau tidak kunjung membaik, sebaiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Baca juga: Ahli gizi bagikan cara atasi ngantuk setelah makan siang
Baca juga: Ahli ungkap penyebab dan cara atasi kesepian dalam hubungan
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.