Chelsea Tebus Maxence Lacroix Rp1,16 Triliun, Xabi Alonso Dapat Bek Baru

Maxence Lacroix pemain Chelsea

Chelsea kembali bergerak di bursa transfer musim panas. Kali ini, klub asal London Barat itu resmi mengamankan tanda tangan bek tengah timnas Prancis, Maxence Lacroix, dari Crystal Palace.

Pemain berusia 26 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi enam tahun yang membuatnya bertahan di Stamford Bridge hingga Juni 2032.

Chelsea mengeluarkan dana sebesar 52 juta poundsterling, atau sekitar Rp1,16 triliun, untuk menyelesaikan transfer tersebut.

Transfer Maxence Lacroix menunjukkan Chelsea mulai sedikit bergeser dari kebijakan merekrut pemain muda berpotensi tinggi.

Dengan finis di peringkat ke-10 musim lalu, kebutuhan akan pemain yang sudah matang dan siap bersaing terasa lebih mendesak.

Xabi Alonso harus mampu memadukan pengalaman Lacroix dengan pemain muda yang sudah dimiliki, lini belakang Chelsea berpeluang tampil jauh lebih stabil dibanding musim sebelumnya.

BACA JUGA:

Maxence Lacroix Jadi Rekrutan Baru Chelsea

Setelah menyelesaikan tes medis dan seluruh proses administrasi, Lacroix resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Chelsea.

Bek asal Prancis itu menjadi salah satu rekrutan terbaru pada musim panas ini seiring upaya pemilik klub, Todd Boehly dan Clearlake Capital, memperkuat skuad yang kini ditangani Xabi Alonso.

Sebelum Lacroix, Chelsea juga sudah lebih dulu mendatangkan Marco Palestra dari Atalanta untuk memperkuat sektor pertahanan.

Lacroix sendiri belum akan langsung bergabung bersama skuad utama dalam tur pramusim Chelsea ke Australia dan Asia. Ia masih menikmati masa liburan setelah membela Prancis di Piala Dunia 2026. Bek Chelsea lainnya, Malo Gusto, juga ikut memperkuat Les Bleus pada turnamen tersebut.

Chelsea Mulai Ubah Strategi Transfer

Transfer Lacroix menghadirkan catatan menarik. Ia menjadi pemain pertama berusia 26 tahun atau lebih yang dibeli Chelsea dengan biaya transfer sejak musim panas 2022.

Langkah ini memperlihatkan adanya penyesuaian strategi perekrutan pemain. Chelsea tampaknya mulai membuka peluang merekrut sosok yang lebih matang untuk menambah pengalaman di dalam skuad.

Lacroix dinilai membawa kualitas yang dibutuhkan The Blues. Selain memiliki pengalaman, ia juga dikenal memiliki kemampuan bertahan, postur tinggi, karakter kepemimpinan, dan kekuatan fisik yang diharapkan bisa memperkokoh lini belakang Chelsea musim depan.

Target Chelsea jelas, memperbaiki performa setelah hanya mampu mengakhiri musim 2025-2026 di posisi ke-10 klasemen.

Lini Belakang Chelsea Masih Akan Berubah

Kedatangan Lacroix diperkirakan bukan menjadi akhir aktivitas Chelsea di sektor pertahanan.

Klub masih membuka peluang melepas beberapa pemain belakang pada bursa transfer musim panas ini. Pembicaraan dengan Como terkait Trevoh Chalobah masih terus berlangsung meski beberapa tawaran sebelumnya ditolak.

Selain itu, Axel Disasi dan Benoit Badiashile juga tersedia untuk dijual. Sementara Mamadou Sarr diproyeksikan menjalani masa peminjaman, dengan klub berharap ia tetap bermain di Premier League.

Di sisi lain, Xabi Alonso masih belum memperlihatkan apakah akan menggunakan formasi tiga bek atau empat bek secara tetap. Pendekatan pelatih asal Spanyol itu diperkirakan akan cukup fleksibel sepanjang musim.

Chelsea juga menantikan kembalinya Levi Colwill setelah sempat absen karena cedera pada musim lalu. Kehadiran Lacroix membuka peluang terbentuknya duet baru di jantung pertahanan bersama bek timnas Inggris tersebut.

  • TAGS
  • Bursa Transfer
  • Chelsea
  • Maxence Lacroix