China prioritaskan perdamaian - ANTARA News Kalimantan Selatan

Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Rabu menegaskan kembali komitmen Beijing untuk meningkatkan kerja sama dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dengan menekankan pentingnya perdamaian dan pembangunan regional.

Penguatan kerja sama China-ASEAN disebutnya penting untuk menanggapi tantangan dan ketidakpastian global, juga untuk mengupayakan kesejahteraan rakyat di kawasan.

"Bersama-sama, mari kita menjadi jangkar perdamaian dan pembangunan regional serta global," kata Wang dalam pertemuan dengan 11 menlu anggota ASEAN di Manila.

Wang mengatakan China telah mencapai konsensus yang signifikan dengan delapan negara ASEAN tentang pembangunan komunitas bilateral untuk kepentingan bersama, dan meletakkan fondasi yang lebih kokoh untuk pembangunan komunitas kepentingan bersama China-ASEAN yang lebih erat.

Pertemuan ASEAN-China ini berlangsung di tengah ketegangan antara Beijing dan Manila terkait bentrokan antara pelaut Filipina dan Penjaga Pantai China di perairan sengketa Second Thomas Shoal—yang dikenal sebagai Ren'ai Jiao di China dan Ayungin Shoal di Filipina.

Mencatat bahwa volume perdagangan bilateral ASEAN-Tiongkok melebihi 1 triliun dolar AS pada 2025, Wang mengatakan Beijing telah meluncurkan visa ASEAN untuk memudahkan dan meningkatkan konektivitas antarmasyarakat.

"Hubungan budaya dan antarmasyarakat antara kedua belah pihak semakin erat. Perjalanan hubungan kita sekali lagi menunjukkan bahwa rasa saling menghormati dan saling percaya adalah dasar untuk hubungan bertetangga yang baik," tuturnya.

Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Filipina, yang diwakili Menlu Maria Theresa P Lazaro, mengatakan kedua belah pihak telah menegaskan kembali komitmen mereka terhadap Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-China yang "praktis, berwawasan ke depan, dan saling menguntungkan".

"Kami menyoroti kerja sama kami di bawah Rencana Aksi ASEAN-China, termasuk memerangi kejahatan transnasional, memperkuat integrasi ekonomi melalui Protokol Peningkatan FTA ASEAN-China 3.0, dan mempromosikan kerja sama ekonomi digital," tulis Lazaro di platform media sosial X.

Kedua pihak juga bertukar pandangan tentang berbagai isu regional dan internasional dalam mendukung perdamaian, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan, tambahnya.

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: China bermitra dengan ASEAN prioritaskan perdamaian, pembangunan

Pewarta: Yashinta Difa
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.