Liputan6.com, Jakarta - Kesepakatan konsorsium pembelian 30% saham Liverpool yang melibatkan pendiri Amazon sekaligus salah satu orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, sudah hampir selesai. Konsorsium ini dipimpin oleh Amit Bhatia, menantu dari miliarder India, Lakshmi Mittal, dan sebelumnya adalah pemegang saham dan direktur di Queens Park Rangers.
Melansir The Guardian, Jumat (14/8/2026), ini adalah investasi pertama Bezos di dunia sepak bola, tetapi sebelumnya dia telah melirik franchise NFL. Dia dikabarkan akan menerima saham sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, sebagaimana telah disarankan oleh Deloitte.
Selain itu, co-founder Facebook, Eduardo Saverin, adalah salah satu anggota konsorsium ini yang akan membayar sekitar 1,35 miliar pound sterling, atau Rp 32,5 triliun (asumsi kurs pound sterling terhadap rupiah di kisaran 24.105). Kesepakatan ini telah disetujui, tetapi kemungkinan akan memakan waktu hingga satu bulan untuk selesai.
Sementara itu, di dunia olahraga bola basket, Josh Kushner dan Bob Iger membeli Los Angeles Lakers seharga lebih dari US$ 12,5 miliar, atau Rp 223,4 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.872), yang menjadi kesepakatan pencetak rekor. Ini dilaporkan oleh ESPN pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Sebelum Jeff Bezos, Josh Kushner dan Bob Iger tertarik untuk masuk ke investasi di olahraga, sejumlah orang terkaya di dunia telah terjun ke dunia olahraga dengan memiliki sejumlah klub.
Melansir Forbes, Kamis, berikut adalah daftar enam orang terkaya pemilik tim olahraga:
1. Bernard Arnault
Kekayaan bersih: US$ 171 miliar (Rp 3.050 triliun)
Perubahan tahunan: -4%
Tim: Paris FC
Sumber kekayaan: LVMH
Paris FC selama ini kurang mendapat perhatian dibandingkan tetangganya di Ligue 1, Paris Saint-Germain, pemenang 11 dari 13 gelar liga terakhir, namun Arnault berusaha membangun tim yang mampu bersaing dengan bantuan mitra investasinya, Red Bull, yang kini mempekerjakan mantan manajer Liverpool, Jürgen Klopp, sebagai kepala sepak bola global grup tersebut.
CEO dan ketua LVMH Arnault juga telah mengarahkan perusahaan barang mewah miliknya lebih jauh ke dunia olahraga melalui kesepakatan sponsor selama sepuluh tahun dengan Formula 1 yang diumumkan pada tahun 2024 dan dilaporkan bernilai lebih dari US$ 1 miliar, atau Rp 17,8 triliun.