Danantara Housing Expo 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK2, Tawarkan 120 Ribu Pilihan Properti

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan, expo kali ini menjadi bagian dari kolaborasi ekosistem BUMN dalam mendukung program 3 juta rumah pemerintah.

"Danantara Housing Expo tidak hanya menjadi tempat untuk menawarkan rumah, tetapi menjadi platform yang mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem perumahan," ujar Rosan saat pembukaan, Kamis (27/8/2026).

Menurut Rosan, pilihan properti dalam expo terbagi dalam tiga zona, yakni First Home, Family Home, dan Premium Living. Harga hunian yang ditawarkan bervariasi, mulai sekitar Rp120 juta hingga Rp3 miliar.

Selain pilihan properti, masyarakat juga mendapat akses berbagai skema pembiayaan dari bank-bank himbara.

CEO Danantara, Rosan Roeslani.

Rosan menyebut bunga kredit ditawarkan mulai 2,75 persen per tahun dengan tenor hingga 30 bahkan 40 tahun.

"Yang paling penting juga adalah akses yang lebih mudah bagi masyarakat, khususnya segmen pendapatan ke bawah untuk mewujudkan rumah impiannya," katanya.

Rosan mengatakan sebanyak 12 developer BUMN membawa 16.559 unit dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi.

Total nilai inventori mencapai Rp9,79 triliun, terdiri dari 6.611 unit untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 9.948 unit non-MBR.

Danantara juga menargetkan lebih dari 50 ribu pengunjung selama empat hari penyelenggaraan expo.

Perumahan Butuh Kolaborasi

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan penyediaan rumah membutuhkan kolaborasi lintas sektor, terutama dalam hal pembiayaan.

Ia menyebut pemerintah telah meningkatkan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari sekitar 220 ribu menjadi 350 ribu unit per tahun.

"Ini menunjukkan bahwa kebijakan dan dukungan pembiayaan yang kita bangun mulai dirasakan langsung," ujar Maruarar.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Maruarar juga menyebut dukungan pembiayaan melalui program KUR perumahan yang mencapai sekitar Rp880 miliar untuk 7.100 debitur.

Menurutnya, Danantara Housing Expo di NICE PIK2 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi mampu menghasilkan transaksi nyata dan menggerakkan industri perumahan.

"Kami berharap event hari ini bisa mendorong transaksi nyata, mempercepat penyerapan dunia perumahan, menggerakkan industri perumahan, serta menciptakan multiplier effect bagi perekonomian dan pembukaan lapangan kerja," katanya.

Baca Juga: Meradjoet Sendja: Orkestrasi Kebangsaan Parfi 56 untuk Pejuang Budaya