Danantara konsolidasikan BUMN-BUMN yang bergerak di bidang properti

Danantara konsolidasikan BUMN-BUMN yang bergerak di bidang properti

Jumat, 31 Juli 2026 19:40 WIB

Image Print

COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria menjawab pertanyaan wartawan. (ANTARA/Aji Cakti)

Jakarta (ANTARA) - Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengungkapkan Danantara mengonsolidasikan BUMN-BUMN yang bergerak di bidang properti.

"Sebetulnya Danantara Housing itu adalah kita ingin mengonsolidasikan seluruh perusahaan-perusahaan properti kita. Tapi teman-teman juga tahu situasinya bahwa seluruh perusahaan properti itu juga tidak dalam keadaan baik," ujar Dony yang juga Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Karena itu, lanjutnya, dengan adanya Danantara pihaknya ingin melakukan perbaikan terhadap kondisi BUMN-BUMN bidang properti tersebut.

"Prinsipnya adalah saya pribadi dan seluruh tim prinsipnya adalah ingin memperbaiki seluruh BUMN kita satu per satu, dengan pendekatan korporasi. Di antaranya ada yang melewati PKPU contoh PP Properti dan juga impairment," katanya.

Nanti setelah perusahaan-perusahaan properti BUMN itu disehatkan semua, Danantara melihat berapa total inventorinya.

"Dari total inventori ini nanti akan kita lakukan pemasaran sehingga masyarakat bisa mengakses seluruh inventori yang dimiliki BUMN properti. Tidak cukup propertinya saja, kita buatkan juga produk pembiayaannya. Maka seluruh (bank) Himbara kemudian membuat produk pembiayaan yang lebih murah, yang lebih memungkinkan masyarakat bisa memiliki kredit perumahan, yang dikombinasikan dengan properti yang kita miliki," ujar Dony.

Sebagai informasi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan Danantara tengah menyiapkan program Danantara Housing untuk membantu memasarkan rumah dan apartemen yang telah dibangun oleh badan usaha milik negara (BUMN), namun hingga kini belum terserap pasar.

Rosan menjelaskan, melalui skema tersebut masyarakat nantinya dapat membeli hunian yang belum terjual dengan penawaran suku bunga yang lebih kompetitif serta skema pembayaran yang lebih ringan.

Menurutnya, inisiatif tersebut diharapkan dapat mempercepat penyerapan stok hunian yang telah dibangun BUMN sekaligus memperluas akses masyarakat untuk memiliki rumah.

Pewarta : Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026