Banda Aceh (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banda Aceh menghadirkan berbagai pelatihan peningkatan keterampilan agar perajin bordir setempat dapat menembus pasar nasional hingga internasional.
"Kita berharap perajin mampu bersaing, tidak hanya di pasar Aceh, tetapi juga di tingkat nasional hingga internasional," kata Wali Kota sekaligus Ketua Dekranasda Banda Aceh, IIliza Sa'aduddin Djamal, di Banda Aceh, Selasa.
Karena itu, dalam rangka meningkatkan kemampuan mereka, Dekranasda bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh menghadirkan pelatihan bordir kreatif berbasis wastra guna meningkatkan keterampilan dan daya saing perajin bordir Banda Aceh.
Pelatihan ini diikuti 20 peserta dan menjadi angkatan kelima. Mereka dilatih untuk meng-upgrade kemampuan agar bordir Banda Aceh memiliki daya saing.
Pelatihan yang berlangsung pada 14–18 Juli 2026 ini mengajarkan tentang pengembangan desain wastra Aceh, pembuatan pola dan motif, teknik bordir, penyelesaian produk, pengendalian mutu, pengemasan, hingga strategi pengembangan usaha.
Illiza mengatakan, pelatihan tersebut tidak mengajarkan peserta dari nol, melainkan khusus peningkatan kemampuan para perajin yang selama ini telah memiliki keterampilan membordir.
"Yang ditingkatkan adalah kemampuan menggambar, membuat pola, teknik membordir yang lebih halus, sampai pemilihan warna agar produk yang dihasilkan akan jauh lebih bagus,” ujarnya.
Dirinya berharap, pelatihan tersebut dapat menghasilkan produk bordir yang mampu bersaing tidak hanya di hingga internasional, serta berdampak terhadap meningkatnya pendapatan para perajin.
"Pelatihan juga menjadi wadah untuk memperkuat kerjasama antar perajin, sehingga mereka dapat berkolaborasi saat menerima pesanan dalam jumlah besar," demikian IIliza Sa'aduddin Djamal.
Pewarta: Siti Bararah Yasmin
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.