Diarpus Mataram mengoptimalkan diorama jadi destinasi edukasi bagi anak

Mataram (ANTARA) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengoptimalkan fasilitas diorama sebagai destinasi edukasi baru untuk meningkatkan literasi anak sejak dini.

"Fasilitas diorama atau bioskop mini di gedung Perpustakaan Kota Mataram, mulai kami optimalkan sebagai wadah edukasi terutama untuk anak PAUD, TK, dan SD," kata Kepala Diarpus Kota Mataram Moh Carnoto di Mataram, Sabtu.

Ia mengatakan fasilitas diorama yang dibangun pada akhir tahun 2025 dan mulai dimanfaatkan pada pertengahan April 2026. Namun selama libur sekolah tahun ajaran baru 2026/2027 aktivitas diorama juga libur.

Pasalnya, kata dia, kunjungan dari anak-anak sekolah baik tingkat PAUD, TK, maupun SD, selama libur tidak ada. Tapi setelah aktivitas belajar dimulai, maka Diarpus harus bersiap mengatur jadwal kembali untuk pemanfaatan diorama agar tidak tumpang tindih antara satu sekolah dengan sekolah lainnya.

"Dalam sehari kunjungan dari PAUD, TK, dan SD, bisa mencapai 200 orang, sehingga kami harus pandai-pandai mengatur waktu sebab kapasitas diorama sekitar 50-60 anak," katanya.

Selama berada di dalam ruang diorama, anak-anak disuguhkan dengan gambaran menyeluruh mengenai sejarah dan progres pembangunan di Kota Mataram, dogeng, cerita rakyat, sehingga literasi pengetahuan anak-anak tentang sejarah dan budaya bertambah.

Untuk mengoptimalkan waktu, lanjutnya, durasi pemutaran visual tersebut batasi 10-15 menit untuk beberapa jenis cerita pendek agar anak-anak tidak cepat bosan.

Carnoto berharap kehadiran diorama mampu meningkatkan daya tarik perpustakaan serta menjadi sarana edukasi yang efektif bagi warga, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal identitas dan sejarah Kota Mataram.

"Diorama kami harapkan juga menjadi magnet, meningkatkan kunjungan perpustakaan hingga bermuara pada peningkatan literasi sejak dini," katanya.

Pewarta : Nirkomala
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026