Olahraga menjadi media yang efektif dalam membangun kekompakan dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan pariwisata
Samarinda (ANTARA) - Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur, (Kaltim) Muhammad Faisal mengajak kepada Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) bersama-sama membangun pariwisata Kaltim.
Hal itu disampaikan Faisal usai pertandingan persahabatan tenis meja di Swiss-Belhotel Samarinda, Sabtu (18/7/2026).
“Olahraga menjadi media yang efektif dalam membangun kekompakan dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan pariwisata,” katanya.
Menurutnya, melalui pertemuan informal olahraga seperti ini sangat efektif untuk menjalin kekompakan dalam upaya bersama membangun ekosistem pariwisata di Kalimantan Timur.
Ia mengatakan, semangat kebersamaan yang terbangun melalui olahraga diharapkan dapat menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah.
“Di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Semangat itu yang ingin kita bangun bersama untuk memajukan pariwisata Kalimantan Timur,” katanya.
Sementara itu Ketua IHGMA Kaltim Hendri Kurniawan mengatakan melalui kegiatan olahraga menjadi langkah awal memperkuat silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih erat antara pelaku industri perhotelan dengan pemerintah daerah, khususnya Dispar Kaltim.
“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin menjalin silaturahmi sekaligus meningkatkan komunikasi antara IHGMA dan Dinas Pariwisata. Dengan komunikasi yang baik tentu akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas ke depannya,” ujar Hendri..
Dia juga menaruh harapan besar kepada Dispar Kaltim agar mampu menghadirkan terobosan-terobosan strategis guna mendorong kemajuan sektor pariwisata di Benua Etam.
“Dengan kondisi pariwisata yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, kami berharap ada gebrakan-gebrakan baru yang mampu mendorong sektor pariwisata Kalimantan Timur menjadi lebih maju dan berkembang,” katanya.
Pewarta: Saniyya
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.