Disperindag Magetan perkuat daya beli masyarakat lewat pasar murah - ANTARA News Jawa Timur

Magetan, Jatim (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok dengan menggelar pasar murah di wilayah Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.

"Pasar murah ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Magetan Alih Nugraha di Magetan, Rabu.

Kegiatan tersebut disambut antusias warga karena bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah dari pasaran.

Selain meningkatkan daya beli masyarakat, kegiatan pasar murah tersebut juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026.

Masyarakat antusias memadati pasar murah untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi, ikan lele, ikan nila serta berbagai komoditas pangan lainnya dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Hal itu karena Pemkab Magetan memberikan sejumlah subsidi di kisaran Rp2.500 hingga Rp12.000 tergantung komoditas.

Seperti, beras kemasan 5 kilogram dari harga Rp70.000, mendapat subsidi Rp10.000 menjadi Rp60.000, minyak goreng kemasan 1 liter dari harga Rp22.000 menjadi Rp17.000, dan gula pasir 1 kilogram dari harga Rp17.500 menjadi Rp13.500.

Kemudian, telur ayam 1 kilogram dari harga Rp22.500 menjadi Rp20.000 per kilogram, daging ayam setengah kilogram dari harga Rp17.000 menjadi Rp10.000, dan daging sapi seperempat kilogram dari harga Rp38.000 menjadi Rp26.000.

Komoditas ikan nila 1 kilogram dari harga Rp39.000 menjadi Rp29.000 dan ikan lele 1 kilogram dari harga Rp25.000 menjadi Rp18.000

Ia menambahkan pasar murah tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah.

Sementara, antusiasme masyarakat terhadap Pasar Murah tersebut terlihat dari banyaknya yang mengantre untuk membeli bahan pokok.

Siti (53), warga Kartoharjo, mengatakan bahwa dirinya sangat terbantu karena dapat membeli bahan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar.

"Senang dan kegiatan ini sangat membantu, karena ada keringanan harga. Kalau di pasar biasanya lebih mahal," katanya.

Kegiatan tersebut diharapkan juga memperkuat ketahanan pangan dan memastikan kemudahan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.