Jambi (ANTARA) - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi menjaring generasi muda inovator di daerah itu melalui penyelenggaraan seleksi Pemuda Pelopor 2026.
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Provinsi Jambi Muhammad Arif Apriyanto di Jambi, Jumat, mengatakan langkah itu guna mengapresiasi pemuda yang sudah berinovasi, memberikan solusi nyata terhadap permasalahan daerah, dan menggerakkan partisipasi aktif masyarakat.
Dalam program seleksi yang digelar sejak Juli lalu dan akan berakhir pada 6 Agustus 2026 itu, terdapat beberapa kategori yang dapat diikuti oleh pemuda se-Provinsi Jambi.
Sejumlah kategori yang menjadi fokus utama itu, meliputi bidang kewirausahaan yang mencakup pengembangan produk lokal dan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Bidang seni dan budaya, bidang ekonomi, dan teknologi digital yang mencakup pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), produk unggul lokal, literasi, hingga pemasaran berbasis platform digital.
Selain itu, bidang lingkungan dengan fokus pada pelestarian warisan budaya lokal serta penguatan kohesi sosial dan inklusi masyarakat, serta bidang sosial kemasyarakatan.
Ia menyebut karakter Pemuda Pelopor setidaknya dapat dilihat dari tiga hal penting, yakni inovatif dan solutif, baik secara individu maupun kelompok, yang artinya mereka mampu menghadirkan solusi atas permasalahan di wilayahnya.
Selain itu, penggerak masyarakat yang artinya mampu memotivasi dan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan, serta fokus pada dampak nyata yang artinya mengutamakan keberlanjutan program dan dampak positif yang dirasakan langsung oleh komunitas lokal.
“Kita sudah menyebarkan informasi kepada pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi untuk mengutus atau mengajukan pemuda-pemuda di wilayah masing-masing,” katanya.
Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.