Djokovic ungkap kondisi kesehatan di balik kekalahan di Cincinnati - ANTARA News Jawa Timur

Jakarta (ANTARA) - Novak Djokovic mengungkap kondisi kesehatannya dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu penyebab dirinya kesulitan menghadapi cuaca panas dan lembab saat tersingkir dari Cincinnati Open 2026, Minggu WIB.

Djokovic harus mengakui keunggulan petenis Argentina Thiago Agustin Tirante pada babak kedua turnamen ATP Masters 1000 tersebut dengan skor 6-2, 4-6, 4-6 dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam 44 menit itu.

"Selamat kepada lawan saya. Ini jelas bukan pertandingan yang menyenangkan bagi saya, melihat bagaimana kondisi yang saya rasakan. Ini bukan pertama kalinya dan saya kira juga bukan yang terakhir, tetapi memang seperti itulah adanya," kata Djokovic, dikutip dari ATP.

Petenis Serbia berusia 39 tahun itu mengawali pertandingan dengan positif dan merebut set pertama 6-2. Namun, kondisi fisiknya sudah mulai terlihat menurun sejak pertengahan set pembuka dan semakin menyulitkannya saat memasuki set kedua.

Djokovic mengatakan persoalan tersebut bukan semata-mata akibat kesulitan beradaptasi dengan kondisi Cincinnati dalam pertandingan pertamanya sejak Wimbledon pada awal Juli.

"Ini hanya kondisi kesehatan yang saya miliki dan sudah mengganggu saya selama beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menimbulkan banyak masalah, terutama ketika cuaca lembab dan panas," ujar Djokovic.

Ia mengaku sudah memperkirakan kondisi Cincinnati yang panas dan lembap dapat menjadi tantangan. Namun, tekanan pertandingan dan faktor lain membuat kondisinya semakin berat.

"Saya memang sudah memperkirakan cuacanya akan lembab, tetapi ada banyak hal seperti rasa gugup dan segala sesuatu yang terlibat dalam pertandingan yang membuatnya semakin buruk. Dan itulah yang terjadi," kata pemegang 24 gelar Grand Slam tersebut.

Dalam pertandingan melawan Tirante, Djokovic sempat meminta bantuan fisioterapis ketika kedudukan 1-1 pada set kedua. Gim tersebut berlangsung hampir 18 menit sebelum Djokovic akhirnya mempertahankan servisnya.

Ia kemudian menjalani pemeriksaan oleh dokter turnamen saat pergantian sisi lapangan. Meski mampu bertahan dan beberapa kali menyelamatkan peluang break, Djokovic akhirnya kehilangan servis pada gim ketujuh dan gagal mempertahankan keunggulan setelah Tirante memenangi set kedua.

Pada set penentuan, Djokovic masih mampu menunjukkan perlawanan dan menyelamatkan tiga peluang break saat melakukan servis pada kedudukan 4-4. Namun, Tirante akhirnya mematahkan servisnya pada gim kesembilan sebelum menutup pertandingan.

Kekalahan tersebut tetap tidak menghapus catatan impresif Djokovic di Cincinnati. Berdasarkan statistik ATP, Djokovic memiliki catatan 45 kemenangan dan 13 kekalahan di turnamen tersebut.

Namun, ketika ditanya apakah akan kembali tampil di Lindner Family Tennis Center, Djokovic belum dapat memberikan kepastian.

"Saya tentu berharap demikian, tetapi sayangnya sepertinya kemungkinan itu kecil. Namun, kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan," ujar Djokovic.

Pewarta: Arindra Meodia
Uploader : Abdullah Rifai
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.