Dricus membidik juara kelas menengah UFC Strickland seusai hajar Kamaru
Minggu, 19 Juli 2026 13:37 WIB
Foto petarung MMA Dricus du Plessis (kanan) menyerang Kamaru Usman (kiri) dalam pertarungan kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC) Oklahoma City yang dipublikasikan di media sosial yang dipantau di Jakarta, Minggu (19/7/2026). (Akun Instagram resmi UFC @ufc)
Jakarta (ANTARA) - Mantan juara dunia kelas menengah (83,9kg) Ultimate Fighting Championship (UFC) Dricus du Plessis tak ragu-ragu membidik juara kelas menengah saat ini Sean Stricklan setelah menghajar Kamaru Usman dalam acara utama UFC Oklahoma City.
"Saya kembali ke lingkaran pemenang. Mari kita rebut kembali sabuk juara saya," kata Dricus du Plessis dalam laporan MMA Fighting yang dipantau di Jakarta, Minggu.
Petarung asal Afrika Selatan itu tampil dominan sepanjang pertarungan dan menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu petarung elite di divisi kelas menengah. Dengan kombinasi striking yang efektif, pertahanan yang disiplin, serta kontrol tempo pertarungan, Dricus mengamankan kemenangan mutlak melalui keputusan juri dengan skor 50-45, 49-46, dan 49-46.
Kemenangan tersebut menjadi momentum penting bagi Dricus untuk kembali memasuki persaingan perebutan gelar juara dunia. Hasil itu sekaligus mengakhiri keraguan setelah ia kehilangan sabuk juara dan menegaskan bahwa dirinya masih layak berada di jajaran teratas divisi kelas menengah UFC.
Usai laga, Dricus langsung mengarahkan bidikannya kepada juara bertahan Strickland. Ia ingin kembali merebut sabuk yang pernah menjadi miliknya sekaligus menambah catatan positif atas rival asal Amerika Serikat tersebut, yang telah dua kali dikalahkannya dalam pertemuan sebelumnya.
Di sisi lain, Kamaru mengaku tidak puas dengan penilaian juri, terutama kartu skor 50-45 yang menurutnya tidak mencerminkan jalannya pertandingan. Ia juga menyinggung kemungkinan terkena tusukan jempol ke mata selama pertarungan dalam wawancara seusai laga.
Meski menelan kekalahan, petarung asal Nigeria itu menegaskan belum memiliki niat untuk mengakhiri karier profesionalnya yang telah dihiasi berbagai pencapaian, termasuk pernah menyandang gelar juara dunia UFC.
"Sangat jarang saya mengalami malam yang buruk di sini, dan setiap orang mengalaminya sesekali, dan kurasa malam ini adalah malam buruk saya," katanya.
Saat ini, sabuk juara kelas menengah UFC berada di tangan Sean Strickland. Petarung asal Amerika Serikat itu merebut gelar untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Khamzat Chimaev melalui keputusan terbelah pada UFC 328 yang berlangsung pada Mei lalu.
Strickland menjadi juara setelah mengakhiri masa kekuasaan Chimaev, yang sebelumnya merebut gelar dari Dricus. Sebelum Strickland dan Chimaev, gelar tersebut dipegang Dricus setelah mengalahkan Strickland pada UFC 297 pada Januari 2024.
Ia kemudian sukses mempertahankan sabuk juara saat menghadapi Israel Adesanya dan kembali mengalahkan Strickland dalam laga ulang. Namun, dominasinya berakhir setelah kalah dari Khamzat Chimaev pada UFC 319 pada Agustus 2025.
Dengan kemenangan meyakinkan atas Usman, Dricus kini kembali berada di jalur perebutan gelar. Jika UFC mengabulkan tantangannya, duel trilogi melawan Strickland berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbesar di divisi kelas menengah.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.