Gubernur wilayah Sverdlovsk Denis Pasler mengatakan tiga drone menghantam bagian atap gudang. Sementara itu, perwakilan Kremlin untuk wilayah tersebut, Artyom Zhoga, menyebut sekitar 800 orang dievakuasi dari lokasi kejadian.
Wildberries menyatakan sebagian besar barang yang tersimpan di gudang Yekaterinburg tidak mengalami kerusakan. Kondisi ini berbeda dengan sejumlah depot perusahaan lainnya yang sebelumnya menjadi sasaran serangan Ukraina dan mengalami kebakaran parah.
Ukraina Perluas Operasi Drone Jarak Jauh ke Dalam Rusia
Serangan terhadap gudang Wildberries menjadi bagian dari kampanye drone jarak jauh Ukraina yang semakin intensif dalam beberapa bulan terakhir.
Kyiv sebelumnya telah menyerang berbagai target strategis di wilayah Rusia yang jauh dari garis depan, termasuk fasilitas energi dan industri. Salah satu serangan bahkan menyasar kilang minyak Rusia di Siberia Barat, sekitar 2.500 kilometer dari wilayah Ukraina.
Penggunaan drone jarak jauh menjadi salah satu strategi utama Ukraina untuk menghadapi kekuatan militer Rusia yang jauh lebih besar.
Pemerintah Ukraina menyebut inovasi teknologi drone mereka telah menarik perhatian internasional. Kyiv mengklaim telah menjalin kerja sama pengembangan drone dengan sembilan negara, sementara pembicaraan dengan 15 negara lainnya masih berlangsung.
Zelenskyy Dorong Pengembangan Rudal dan Pertahanan Udara
Serangan drone tersebut terjadi ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak percepatan pengembangan senjata dalam negeri, terutama sistem pertahanan udara dan rudal balistik.
Zelenskyy mengatakan Ukraina membutuhkan kemampuan pertahanan yang lebih kuat menghadapi serangan rudal balistik Rusia yang terus menghantam wilayah sipil.
Menurutnya, program pengembangan rudal anti-balistik bersama negara-negara Eropa yang melibatkan 10 negara telah berjalan.
"Ukraina mampu memproduksi rudal dan peluncurnya sendiri, sementara mitra kami akan menyediakan komponen penting seperti radar, sensor, dan elemen pendukung lainnya," kata Zelenskyy melalui media sosial.
Ia menambahkan bahwa pengembangan sistem anti-balistik mandiri Ukraina akan memberikan manfaat bagi keamanan seluruh kawasan Eropa.
Selain sistem pertahanan, Ukraina juga tengah mengembangkan rudal balistik sendiri untuk menyerang sasaran militer Rusia.
"Hasil pengujian menunjukkan potensi yang kuat. Kami harus mengubahnya menjadi senjata nyata," ujar Zelenskyy.
Front Timur Ukraina Masih Tertekan
Di tengah peningkatan serangan jarak jauh, situasi di garis depan Ukraina timur masih berada dalam tekanan.
Pasukan Rusia terus berupaya menembus pertahanan Ukraina setelah berbulan-bulan mengalami kemajuan terbatas dengan biaya besar akibat tingginya korban pasukan.
Di wilayah Donetsk, Ukraina melakukan evakuasi terhadap warga sipil, termasuk anak-anak, dari Kota Kramatorsk yang menjadi bagian dari jalur pertahanan strategis yang dikenal sebagai "Fortress Belt".
Kepala Administrasi Militer Donetsk Vadym Filashkin mengatakan lebih dari 800 orang, termasuk 91 anak-anak, telah dievakuasi dalam 24 jam terakhir.
Kramatorsk merupakan salah satu dari empat kota utama di Donetsk yang menjadi bagian dari garis pertahanan sepanjang sekitar 50 kilometer untuk menghambat upaya Rusia merebut kawasan industri utama Ukraina.
Rusia dan Ukraina Saling Luncurkan Serangan Drone
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh 203 drone Ukraina dalam serangkaian serangan sejak Kamis malam hingga Jumat pagi.
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina melaporkan Rusia meluncurkan 147 drone serangan jarak jauh ke berbagai wilayah Ukraina.
Di wilayah Sumy, Ukraina melaporkan sebuah drone Rusia menghantam pasar yang sedang ramai pada Jumat pagi. Serangan tersebut menyebabkan 10 orang terluka.
Selain drone, Rusia juga dilaporkan menggunakan bom luncur dan berbagai jenis senjata udara lainnya yang menghantam permukiman, transportasi, serta fasilitas infrastruktur.
Pertukaran serangan terbaru menunjukkan bahwa perang Rusia-Ukraina memasuki fase baru, dengan kemampuan serangan jarak jauh dan teknologi drone menjadi faktor penting, sementara pertempuran darat di wilayah timur Ukraina masih terus berlangsung.
Sumber: Indiatoday