Dulu Jadi Primadona Film Indonesia, Begini Perjalanan Hidup Aktris Tercantik Mila Karmila

VIVA – Nama Mila Karmila mungkin sudah tidak asing bagi penikmat film lawas Indonesia. Pada masanya, ia dikenal sebagai salah satu aktris tercantik yang menghiasi layar lebar Tanah Air. 

Baca Juga

Wajahnya kerap muncul dalam berbagai film populer sejak era 1960-an hingga 1980-an, menjadikannya salah satu bintang yang cukup bersinar di industri perfilman Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran jika sosoknya kembali menjadi perbincangan dan membuat banyak orang penasaran dengan perjalanan hidup aktris yang pernah menjadi primadona layar lebar tersebut. Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dihimpun Viva pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Baca Juga

Mengawali Karier sebagai Penari

Mila Karmila lahir pada 23 Januari 1943. Jauh sebelum dikenal sebagai aktris, ia lebih dulu aktif sebagai penari ketika masih menjalani masa kuliah.

Baca Juga

Dari dunia tari, Mila mulai mengenal industri hiburan. Kesempatan tampil di depan publik membuka jalannya menuju dunia perfilman yang saat itu tengah berkembang pesat di Indonesia.

Langkah pertamanya di layar lebar dimulai pada 1962 melalui film Toha, Pahlawan Bandung Selatan. Dalam film tersebut, Mila masih tampil sebagai figuran.

Meski perannya belum besar, pengalaman itu menjadi pintu masuk menuju karier panjangnya sebagai aktris.

Langsung Jadi Pemeran Utama

Tak butuh waktu lama bagi Mila Karmila untuk menunjukkan kemampuannya di dunia akting. Setahun setelah debutnya, ia langsung dipercaya menjadi pemeran utama dalam film Tudjuh Pahlawan yang dirilis pada 1963.

Sejak saat itu, tawaran bermain film terus berdatangan. Namanya semakin dikenal setelah membintangi berbagai judul film sepanjang dekade 1960-an, di antaranya KK 17 (1964), Liburan Seniman (1965), Di Balik Tjahaja Gemerlapan (1966), Terpesona (1966), Disela-sela Kelapa Sawit (1967), Juda Saba Desa (1967), Sendja di Djakarta (1967), hingga Djakarta-Hongkong-Macao (1968).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Popularitasnya terus meningkat memasuki era 1970-an. Mila tampil dalam sejumlah film yang cukup dikenal pada masanya, seperti Lorong Hitam, Hostess Anita (Senja Selalu Mendatang), Pendekar Sumur Tudjuh, Si Gondrong, Bila Cinta Bersemi, Titienku Sayang, Laki-Laki Pilihan, Bandung Lautan Api, Mistery in Hongkong, dan Romi dan Juli.

Pada periode tersebut, Mila Karmila menjadi salah satu aktris yang wajahnya paling sering menghiasi layar lebar Indonesia. Parasnya yang anggun dipadukan dengan kemampuan akting membuatnya kerap dipercaya memerankan tokoh utama maupun karakter penting dalam berbagai genre film.

Halaman Selanjutnya

Tetap Aktif hingga Era 2000-an