Jakarta (ANTARA) - Edwin Pratama Putra mengalahkan Azwan Che Wil, sedangkan Aditya Armadani takluk dari Bashir Mazreavi pada pertandingan BYON Combat Showbiz 8 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu.
Pada pertandingan kelas 61kg Lightweight UCC Kickstriking, petarung asal Indonesia Edwin Pratama dapat mengalahkan petarung Malaysia Azwan Che Will, demikian catatan BYON.
Edwin meraih kemenangan Unaniomus Decision (UD) atas Azwan setelah melalui pertarungan sebanyak tiga ronde yang berlangsung sengit, bahkan kedua petarung sempat mengeluarkan darah.
Sementara itu, kemenangan gagal diikuti oleh petarung Indonesia Aditya Armadani yang harus takluk dari petarung asal Iran Bashir Mazreavi yang bertarung pada kelas 67kg Welter UCC Kickstriking.
Pertarungan berlangsung sengit dan kedua petarung menunjukkan kemampuan mereka, namun pada akhirnya Bashir mampu menjadi pemenang setelah melalui tiga ronde melalui kemenangan Unaniomus Decision (UD).
Ini tentu menjadi kemenangan yang sangat berarti bagi Bashir setelah pada Byon Madness 4, Juni lalu menelan kekalahan dari Haris Sofyan lewat keputusan juri UD.
Di sisi lain, Aditya Armadani menerima kekalahan tersebut dan dengan menggunakan alasan sakit serta siap untuk kembali dengan versi terbaiknya.
"Saya tidak mau alasan, masih banyak yang perlu diperbaiki," ujar Aditya seusai pertandingan.
Berikut daftar pemenang BYON Combat Showbiz 8 hingga Sabtu (29/8) pukul 21.30 WIB:
Topnoi Kiwram (Thailand) - 61 KG Lightweight UCC Kickstriking
Omer Cavgin (Turki) - 61 KG Lightweight UCC Kickstriking
Yusuf Polat (Turki) - 67 KG Welterweight UCC Kickstriking
Boy Prata (Malaysia) - 55 KG Bantamweight UCC Kickstriking
Muhammad Bayan Hamid (Indonesia) - 51 KG Flyweight UCC Kickstriking
Edwin Pratama Putra (Indonesia) - 61 KG Lightweight UCC Kickstriking
Bashir Mazreavi (Iran) - 67 KG Welterweight UCC Kickstriking.
Baca juga: Jeka Saragih tetap main agresif guna tundukkan Ammarul Shafiq
Baca juga: BYON Combat komitmen bangun olahraga kombat hingga pelosok Indonesia
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.