Eko Suwanto rekomendasikan resep Mustika Rasa jadi menu atasi stunting

Eko Suwanto rekomendasikan resep Mustika Rasa jadi menu atasi stunting

Jumat, 28 Agustus 2026 20:41 WIB

Image Print

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto (kiri) bersama Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. ANTARA/Ist

Yogyakarta (ANTARA) - Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto merekomendasikan resep masakan Nusantara dalam buku Mustika Rasa karya warisan Bung Karno sebagai salah satu pilihan menu bergizi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kota Yogyakarta.

Politisi PDI Perjuangan ini mendorong Pemerintah Kota Yogyakarta agar dapat mengimplementasikan resep-resep warisan sejarah itu menjadi sajian kaya gizi yang praktis bagi keluarga berisiko stunting.

Eko melihat langkah ini dinilai sangat strategis mengingat resep dalam buku Mustika Rasa banyak memanfaatkan bahan pangan lokal mendasar seperti beras, jagung, pisang, telur, serta sumber protein lain yang mudah dijangkau masyarakat.

"Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta," kata Eko Suwanto.

Upaya pengenalan serta pemanfaatan resep Nusantara ini juga terus didorong melalui gelaran Festival Mustika Rasa yang diselenggarakan di Alun-Alun Selatan Yogyakarta pada 29–30 Agustus 2026.

Guna mengoptimalkan intervensi gizi berbasis wilayah, lanjut Eko, Pemerintah Kota Yogyakarta pada tahun 2026 ini telah mengalokasikan anggaran penanganan stunting sebesar Rp120 juta untuk setiap kelurahan.

Eko Suwanto menegaskan alokasi anggaran penanganan stunting di wilayah setempat diupayakan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang guna mempermudah pemenuhan gizi anak.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyambut baik dorongan tersebut dan mengapresiasi kepedulian DPRD DIY yang terus memperjuangkan dukungan anggaran penanganan stunting di Kota Yogyakarta.

Hasto menyampaikan bahwa kekayaan pangan lokal dalam resep Mustika Rasa memiliki variasi karbohidrat dan protein tinggi yang sangat potensial diterjemahkan menjadi menu pencegahan stunting.

"Kalau kita bisa memasak resep-resep yang ada dalam buku ini, baik orang Jawa, Sunda, Jawa Timur maupun Indonesia Timur, sebenarnya kebutuhan gizinya bisa tercukupi. Ini yang luar biasa," katanya.

Melalui pengolahan resep tradisional yang tepat, kebutuhan gizi harian anak-anak di berbagai daerah dinilai dapat terpenuhi secara mandiri oleh keluarga.

Pemanfaatan ragam resep Nusantara ini juga diperkenalkan kepada publik melalui gelaran Festival Mustika Rasa yang berlangsung di Alun-Alun Selatan Yogyakarta pada 29–30 Agustus 2026.

Melalui festival tersebut, Pemkot Yogyakarta mengajak masyarakat untuk mempraktikkan langsung resep-resep bergizi warisan Bung Karno guna menekan angka stunting yang saat ini telah turun dari 14 persen menjadi kisaran 8 persen.

"Jangan hanya bicara teori. Resep-resep ini harus kita praktekkan untuk mengatasi masalah di masyarakat, salah satunya stunting,” tambah Dokter Hasto yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY ini.

Pewarta : N008
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026