Erupsi Gunung Anak Krakatau enam kali beruntun pagi-siang ini - ANTARA News Kalimantan Barat

Jakarta (ANTARA) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendeteksi Gunung Anak Krakatau di Lampung mengalami erupsi sebanyak enam kali beruntun setidaknya pada Senin pagi hingga siang, memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi 200- 250 meter di atas puncak.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangannya di Jakarta, Senin, melaporkan bahwa rangkaian letusan vulkanik tersebut tercatat mulai pukul 09.41 WIB - 11.22 WIB.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut," kata dia.

Badan Geologi merincikan letusan pertama terjadi pada pukul 09.41 WIB dengan tinggi kolom abu 250 meter serta amplitudo maksimum 52 milimeter berdurasi 1 menit 17 detik.

Letusan kedua menyusul dua menit kemudian, yakni pukul 09.43 WIB, dengan tinggi kolom abu 250 meter dan amplitudo 49 milimeter berdurasi 25 detik.

Erupsi ketiga terekam pada pukul 10.11 WIB dengan tinggi kolom abu 200 meter dan amplitudo 53 milimeter. Erupsi keempat terjadi pada pukul 10.24 WIB memuntahkan abu setinggi 250 meter, diikuti letusan kelima pada pukul 10.48 WIB dengan tinggi kolom abu 250 meter.

Kemudian, rangkaian erupsi kembali terjadi dengan letusan keenam pada pukul 11.22 WIB yang meluncurkan kolom abu setinggi 200 meter di atas puncak atau 357 meter di atas permukaan laut, dengan amplitudo maksimum 51 milimeter berdurasi 20 detik.

"Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," kata Lana menegaskan.

Dia menekankan bahwa saat ini Gunung Anak Krakatau masih berada pada Status Level III (Siaga) untuk itu, Badan Geologi mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak mendekati gunung api tersebut atau beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Erupsi Gunung Anak Krakatau enam kali beruntun pagi-siang ini

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.