Film “Ketok Mejik Angkat Kisah Perjuangan Hidup dengan Balutan Humor Segar

Bagikan:

JAKARTA - Penikmat sinema Tanah Air dipastikan kedatangan sajian drama komedi terbaru, film Ketok Mejik, garapan sutradara Yogi S. Calam, yang akan tayang serentak di bioskop pada 13 Agustus mendatang.

Film hasil kolaborasi rumah produksi HAHA Production, AZ Films, dan Kita Films ini mengangkat realitas kehidupan masyarakat sehari-hari yang dikemas dengan humor segar. Narasi utamanya berfokus pada dinamika persahabatan serta perjuangan mempertahankan sumber penghidupan di tengah impitan ekonomi.

Kisah Ketok Mejik menyoroti tokoh Ben yang diperankan Ananta Rispo, seorang pemilik bengkel sederhana yang terancam gulung tikar akibat terlilit utang. Situasi makin pelik ketika ia harus berhadapan dengan tekanan pengusaha serakah yang berusaha menguasai usahanya.

Dalam kondisi terdesak, Ben dibantu para karyawannya yang memiliki latar belakang serta kepribadian unik. Mereka adalah Made (Tarra Budiman) yang ambisius, Saged (Dodit Mulyanto) yang ceplas-ceplos, serta Unung (Arief Didu) yang polos. Uniknya, jalan keluar yang mereka andalkan untuk menyelamatkan nasib bengkel justru bertumpu pada sebuah palu sakti peninggalan leluhur.

Sutradara Yogi S. Calam menjelaskan, kekuatan utama sinema ini terletak pada penguatan karakter serta dinamika hubungan antartokoh yang dibentuk sealamiah mungkin. Humor yang dihadirkan tidak sekadar mengandalkan lelucon verbal, tetapi juga lahir dari situasi absurd yang relevan dengan problematika masyarakat modern.

"Kami ingin penonton mengenal Ben, Made, dan Saged sebagai tiga sahabat yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Yang terpenting bukan hanya apa yang mereka hadapi, tetapi bagaimana mereka menjalaninya bersama. Itulah pengalaman yang ingin kami bagikan melalui film ini," kata Yogi saat konferensi pers di Epicentrum, Jakarta Selatan, Minggu, 9 Agustus.

Senada dengan sang sutradara, Handoko selaku produser mengungkap bahwa ide dasar penggarapan Ketok Mejik bermula dari fenomena umum mengenai keinginan seseorang untuk mengubah nasib hidup menjadi lebih baik.

"Semua orang pasti pernah berada di titik ingin mengubah hidup menjadi lebih baik. Perasaan itu menjadi titik berangkat film ini. Kami berharap penonton bisa tertawa bersama mereka, sekaligus ikut merasakan setiap langkah perjalanan yang mereka lalui," ujar Handoko.

BACA JUGA:


Sementara itu, produser Derie Agung Syaputra atau yang akrab dipanggil Bangder menambahkan, setiap pilihan dalam alur cerita akan membawa para karakter pada petualangan yang tak terduga.

“Kami ingin Ketok Mejik bukan hanya menjadi cerita tentang keinginan untuk mengubah hidup, tetapi juga tentang bagaimana setiap pilihan dan proses yang kita jalani membawa kita pada sebuah perjalanan yang tidak terduga," ungkap Bangder.

Selain Ananta Rispo, Tarra Budiman, Dodit Mulyanto, Arief Didu, film ini turut diperkuat oleh deretan aktor serta komika ternama seperti Ersya Aurelia, Jarwo Kwat, Agus Kuncoro, Arafah Rianti, Sadana Agung, Erick Astrada, Lolox, hingga Furry Setya.

Penggabungan aktor drama dan komika ini diproyeksikan mampu menghadirkan ritme komedi yang solid sekaligus menyentuh bagi para penikmat film nasional.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+