GBPH Prabukusumo terpilih kembali jadi Ketua PMI DIY 2026-2031

GBPH Prabukusumo terpilih kembali jadi Ketua PMI DIY 2026-2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 18:38 WIB

Image Print

GBPH H Prabukusumo kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) masa bakti 2026-2031 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PMI DIY 2026 di Hotel Alana Yogyakarta, Sabtu. ANTARA/HO-PMI

Yogyakarta (ANTARA) - GBPH H Prabukusumo kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) masa bakti 2026-2031 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PMI DIY 2026 di Hotel Alana Yogyakarta, Sabtu.

Gusti Prabu mengatakan bahwa penguatan kapasitas relawan serta penyediaan darah yang aman, terjangkau, dan berkualitas dari pendonor sukarela tetap menjadi prioritas utama pelayanan organisasi ke depan.

Untuk mendukung keberlangsungan layanan kemanusiaan tersebut, PMI DIY membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dari pemerintah daerah, pemangku kepentingan, sektor swasta, media, serta seluruh elemen masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat Sudirman Said yang menegaskan tata kelola organisasi perlu terus diperkuat melalui kejelasan kewenangan, tertib administrasi, akuntabilitas, serta keterbukaan audit eksternal.

Sudirman Said mengapresiasi PMI DIY yang secara konsisten melaksanakan audit independen secara berkala dengan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama masa kepengurusan lima tahun terakhir.

“Audit independen secara berkala perlu ditetapkan sebagai mekanisme yang wajib dalam tata kelola organisasi untuk memastikan pengelolaan keuangan, aset, dan sumber daya organisasi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan. Saya mengapresiasi PMI DIY yang telah secara konsisten melaksanakan audit eksternal dengan hasil wajar tanpa pengecualian," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DIY Amin Subargus yang membacakan sambutan Gubernur DIY berharap PMI DIY senantiasa adaptif dan profesional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, ancaman bencana, hingga krisis kesehatan

Gubernur DIY turut memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi 99 pendonor darah sukarela di Yogyakarta yang telah mencapai 75 kali donor sebagai wujud nyata keberadaan modal sosial kemanusiaan.

Selain berhasil mempertahankan predikat WTP, PMI DIY pada periode 2021-2026 juga sukses meraih peringkat pertama Jumbar PMR Tingkat Nasional IX serta akreditasi Paripurna untuk Klinik Pratama dan Klinik Utama Hemodialisis.

“Selama rentang waktu 2021-2026 PMI DIY mengedepankan akuntabilitas dalam setiap programnya, selama lima tahun hasil audit akuntan publik selalu memperoleh predikat “Wajar Tanpa Pengecualian” (WTP). Langkah ini merupakan upaya strategis PMI dalam peranya sebgai mitra pemerintah dalam kerja-kerja kemanusiaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan," tutup Gusti Prabu.

Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026