AKURAT.CO Memasuki lima tahun beroperasi di Indonesia, J&T Cargo terus memperkuat bisnis melalui perluasan jaringan kemitraan, cakupan layanan, dan inovasi logistik.
Hingga 2026, perusahaan telah memiliki lebih dari 4.500 kemitraan di berbagai wilayah Indonesia.
Perluasan jaringan kemitraan menjadi salah satu strategi J&T Cargo untuk memperluas akses layanan logistik sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjadi bagian dari ekosistem bisnis perusahaan.
Pertumbuhan jaringan tersebut diikuti pengembangan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. J&T Cargo menghadirkan sejumlah solusi baru, di antaranya InstallTrack dan Reverse TikTok.
InstallTrack merupakan layanan yang mendukung proses pengiriman sekaligus pemasangan produk elektronik dan furnitur pelanggan.
Sementara itu, layanan Reverse TikTok telah berjalan di Pulau Jawa melalui delapan area untuk mendukung kebutuhan logistik perdagangan berbasis digital.
PR Media Relations J&T Cargo Indonesia, Natalia Pangaribuan, mengatakan kemitraan menjadi salah satu fondasi penting dalam memperluas akses layanan perusahaan selama lima tahun terakhir.
"Selama lima tahun, kemitraan menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas akses layanan J&T Cargo di Indonesia sekaligus mencerminkan kepercayaan yang telah dibangun bersama para mitra dan pelanggan. Hal ini mendorong kami untuk terus menciptakan kolaborasi dan pengembangan yang memberikan nilai bagi seluruh pihak," ujar Natalia, Senin (24/8/2026).
Pengembangan jaringan dan layanan tersebut turut mendapat pengakuan melalui Top Franchise & Partnership Brand Champion Award 2026 untuk kategori Kargo.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan tiga aspek penilaian, yakni Brand Awareness Aspect, Brand Reputation Aspect, dan Brand Choice Aspect.
Baca Juga: Transaksi Berjalan Defisit USD12,5 Miliar, Ini Risiko bagi Rupiah