Bengkulu (ANTARA) - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan tiga pesan penting kepada para pelajar saat menutup Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA, SMK, dan SLB Provinsi Bengkulu Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bekal dalam menempuh pendidikan.
"Hargai guru kita, muliakan guru kita agar ilmu yang diberikan guru-guru kita menjadi ilmu yang berkah. Jangan sampai kita tidak mendapatkan doa terbaik kedua orang tua kita, kemudian jaga hubungan baik dengan Allah SWT," kata Helmi Hasan di Balai Semarak, Kota Bengkulu, Senin.
Helmi mengatakan menghormati dan memuliakan guru menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menuntut ilmu. Menurut dia, ilmu yang diperoleh akan menjadi berkah apabila para pelajar menghargai jasa para pendidiknya.
Selain itu, Helmi mengingatkan para pelajar agar senantiasa meminta doa restu kepada kedua orang tua sehingga setiap langkah dalam menempuh pendidikan dan meraih cita-cita mendapat kemudahan.
Dia juga mengajak para pelajar menjaga hubungan baik dengan Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Khusus bagi pelajar Muslim, ia mengingatkan agar tidak meninggalkan shalat lima waktu dan membiasakan melaksanakan shalat sunnah.
Pada kesempatan tersebut, Helmi mengingatkan para pelajar agar memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya. Menurut dia, masa muda merupakan waktu yang singkat sehingga harus digunakan untuk menuntut ilmu sebagai bekal menghadapi tanggung jawab pada masa mendatang.
Helmi juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, kepala sekolah, guru, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MPLS di Provinsi Bengkulu.
Helmi berharap seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi Putra Putri Merah Putih yang berkarakter, berilmu tinggi, dan rendah hati sebelum secara resmi menutup rangkaian MPLS SMA, SMK, dan SLB Provinsi Bengkulu Tahun Ajaran 2026/2027.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.