Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) anlok pada perdagangan Jumat (7/8/2026) setelah menguat signifikan. Harga emas Antam hari ini lebih murah Rp 29.000 per gram dibandingkan perdagangan Kamis kemarin.
Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dipatok Rp 2.650.000 per gram. Padahal pada Kamis kemarin, harga emas Antam masih ditetapkan sebesar Rp 2.679.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback atau beli kembali emas Antam juga ikut turun. Harga buyback terpangkas Rp 29.000 menjadi Rp 2.461.000 per gram.
Sebagai informasi, harga buyback merupakan harga yang berlaku apabila pemilik emas menjual kembali logam mulianya kepada Antam. Adapun harga emas yang tercantum di awal merupakan harga jual resmi kepada konsumen.
Perlu diketahui, harga emas Antam bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.
Sebagai catatan, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026, yakni mencapai Rp 3.168.000 per gram, dengan harga buyback berada di level Rp 2.989.000 per gram.
Seluruh informasi harga emas tersebut mengacu pada situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk.
Daftar Harga Emas Antam
Rincian Harga Emas Antam (Jumat, 7/8/2026):
- 0,5 gram: Rp 1.375.000
- 1 gram: Rp 2.650.000
- 2 gram: Rp 5.250.000
- 3 gram: Rp 7.857.000
- 5 gram: Rp 13.065.000
- 10 gram: Rp 26.050.000
- 25 gram: Rp 64.960.000
- 50 gram: Rp 129.755.000
- 100 gram: Rp 259.360.000
- 250 gram: Rp 648.090.000 (pre-order)
- 500 gram: Rp 1.295.900.000 (pre-order)
- 1.000 gram: Rp 2.590.600.000 (pre-order)
Harga Emas Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
Perbesar
Sebelumnya, harga emas dunia menguat ke level tertinggi dalam tujuh minggu pada Kamis, 6 Agustus 2026. Harga emas melanjutkan penguatan dalam empat sesi berturut-turut, seiring meredanya kekhawatiran mengenai inflasi dan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lama. Hal ini berkat harapan dibukanya kembali Selat Hormuz.
Mengutip CNBC, Jumat (7/8/2026), harga emas spot naik 0,6% menjadi US$ 4.271,33 per ons pada pukul 08.43 GMT, setelah menyentuh level tertinggi sejak 18 Juni. Pada Rabu pekan ini, logam mulia ini mencatat kenaikan harian terbesar sejak Februari. Harga emas dunia sempat mencapai US4 4.267,24 per ons. Kontrak berjangka emas AS menguat 0,6% menjadi US$ 4.330,20.
“Emas berusaha mempertahankan kenaikan baru-baru ini di tengah meningkatnya optimisme terkait Selat Hormuz. Harapan akan terobosan diplomatik yang memulihkan aliran minyak telah meredakan kekhawatiran inflasi dan mengurangi spekulasi mengenai pengetatan kebijakan agresif oleh the Federal Reserve (the Fed),” ujar Analis Tradu.com, Nikos Tzabouras.
Sentimen Harga Emas Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
Perbesar
Sebuah usulan kesepakatan antara Iran dan Oman untuk membantu mengakhiri konflik lima bulan antara Iran dan Amerika Serikat akan memberikan kendali kepada Teheran atas kapal-kapal yang memasuki Teluk melalui Selat Hormuz. Informasi ini disampaikan oleh seorang sumber senior Iran dan dua pejabat regional kepada Reuters.
Ekspektasi pasar mengenai kenaikan suku bunga AS pada September telah turun menjadi 55%, dari sebelumnya 67% dua hari yang lalu.
Emas meskipun biasanya dipandang sebagai sarana lindung nilai terhadap inflasi, daya tariknya sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) akan berkurang di lingkungan suku bunga tinggi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6