Jakarta (ANTARA) - Sebuah unggahan video di Facebook menarasikan bahwa Polri menemukan bunker berisi uang senilai Rp6.000 triliun di kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo.
Unggahan tersebut menampilkan video seseorang yang menyerupai Jokowi mengenakan kemeja dan topi putih sedang digandeng petugas.
Di bagian atas video juga ditampilkan foto tumpukan uang yang diklaim sebagai uang hasil temuan di bunker milik Jokowi.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“GERUDUK BUNKER JOKOWI YG LAGI BESAR DARI INI. BUNKER JOKOWI ADA DI SOLO.
JOKOWI END GAME GERUDUK RUMAH JOKOWI”
Unggahan tersebut disertai narasi:
“*SUDAH RESMI PENGADILAN MENETAPKAN BANDIT JOKOWI SEBAGAI TERPIDANA PEMALSUAN IJAZAH PALSU / PEMALSUAN DOKUMEN NEGARA, TANGKAP HIDUP ATAU MATI BURONAN BANDIT JOKOWI DAN DIPENJARAKAN SECEPATNYA*
*#JOKOWI ADALAH PRESIDEN RI ILLEGAL, GUBERNUR DKI ILLEGAL DAN WALIKOTA SOLO ILLEGAL (TIDAK SAH SECARA HUKUM)*
*RAKYAT GERUDUK RUMAH JOKOWI DI JL. KUTAI NO. 1 SUMBER BANJARSARI SOLO, RAKYAT TERIAK JIHAD FISABILILLAH ALLAHU AKBAR "HUKUM MATI, GANTUNG KORUPTOR DAN SITA & RAMPAS RUMAH & ASET BANDIT JOKOWI UNTUK RAKYAT, BONGKAR BUNKER ISI 6000 TRILYUN HASIL KORUPSI JOKOWI”
Namun, benarkah rakyat menggeruduk rumah Jokowi dan menemukan bunker berisi uang Rp6.000 triliun?
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, klaim tersebut tidak benar. Foto tumpukan uang yang digunakan dalam unggahan merupakan foto yang serupa dengan dokumentasi ANTARA berjudul “Polda Metro Jaya dalami kepemilikan aset hasil penggeledahan”.
Foto tersebut merupakan dokumentasi konferensi pers Polda Metro Jaya pada 10 Juli 2026 terkait perkembangan penyidikan gabungan tiga perkara dugaan korupsi, suap atau gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Barang bukti yang ditampilkan berasal dari hasil penggeledahan di 13 lokasi terkait penyidikan suatu kasus dugaan kasus korupsi TPPU yang melibatkan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel dan tidak memiliki keterkaitan dengan kediaman Jokowi di Solo.
Selain itu, ANTARA memeriksa video dalam unggahan menggunakan AI Detector Hive Moderation.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 99,7 persen sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI), sehingga tidak dapat dijadikan bukti bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi.
Hingga saat ini, tidak ada informasi maupun pernyataan resmi dari Polri atau lembaga berwenang yang menyebut adanya penggerebekan rumah Jokowi di Solo ataupun penemuan bunker berisi uang Rp6.000 triliun.
Dengan demikian, narasi yang menyebut rakyat menggeruduk rumah Jokowi dan menemukan bunker berisi uang Rp6.000 triliun merupakan hoaks.
Klaim: Rakyat geruduk rumah Jokowi dan temukan bunker Rp6.000 triliun
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.