Imigrasi Maluku percepat pembukaan layanan keimigrasian di Malteng - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Kantor Wilayah Imigrasi Maluku mempercepat pembukaan layanan keimigrasian di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) guna mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) dan mendukung iklim investasi di daerah.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting di Ambon, Sabtu, mengatakan percepatan pembukaan layanan keimigrasian di Masohi Maluku Tengah menjadi kebutuhan strategis seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, investasi, dan mobilitas orang asing di wilayah tersebut.

"Kehadiran layanan keimigrasian di Masohi merupakan kebutuhan strategis, bukan hanya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat pengawasan terhadap orang asing, mendukung iklim investasi yang sehat, serta mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran keimigrasian. Untuk mewujudkannya diperlukan sinergi yang kuat antara Imigrasi dan pemerintah daerah," kata dia.

Ia menjelaskan pembukaan layanan keimigrasian di Maluku Tengah akan memperluas jangkauan pelayanan Direktorat Jenderal Imigrasi sehingga masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mengakses berbagai layanan keimigrasian.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, kata dia, keberadaan layanan tersebut juga akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap aktivitas WNA, tenaga kerja asing (TKA), serta menjadi bagian dari upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM).

Menurut dia, penguatan fungsi pelayanan dan pengawasan keimigrasian harus berjalan beriringan agar mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Dalam upaya mempercepat realisasi layanan tersebut, Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Pemerintah daerah, dia melanjutkan, menyatakan komitmen untuk mendukung penyediaan lahan maupun gedung yang akan digunakan sebagai sarana operasional layanan keimigrasian.

Ia menambahkan kehadiran layanan keimigrasian di Masohi juga akan mendukung pengembangan sektor pariwisata, termasuk memberikan kemudahan pelayanan administrasi bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Maluku Tengah.

"Dengan layanan yang lebih dekat, proses pelayanan keimigrasian akan menjadi lebih cepat, efektif, dan mampu mendukung pengembangan investasi maupun pariwisata di Maluku Tengah, tanpa mengabaikan aspek pengawasan terhadap keberadaan orang asing," ujarnya.

Menurutnya, percepatan pembukaan layanan keimigrasian tersebut merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian sebagai instrumen menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.