Ambon, Maluku (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku memperkuat sinergi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1502/Maluku Tengah guna meningkatkan pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) menjelang penyelenggaraan Sail Banda 2026.
"Sail Banda 2026 diperkirakan akan meningkatkan mobilitas wisatawan mancanegara ke Provinsi Maluku. Untuk itu, sinergisitas lintas sektor harus diperkuat," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting dalam keterangan di Ambon, Maluku, Senin.
Ia mengatakan penguatan koordinasi lintas instansi menjadi langkah strategis untuk memastikan pengawasan keimigrasian berjalan efektif sekaligus menjaga keamanan wilayah selama pelaksanaan agenda internasional tersebut.
"Pengawasan keimigrasian merupakan tanggung jawab bersama. Melalui penguatan koordinasi dengan Kodim 1502/Maluku Tengah, kami ingin memastikan setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini, terutama pada wilayah dengan intensitas kunjungan warga negara asing yang tinggi seperti Banda Neira," katanya.
Berkaitan dengan hal itu, kedua pihak memperkuat mekanisme koordinasi, pertukaran informasi serta dukungan pengawasan lapangan guna mengantisipasi potensi pelanggaran keimigrasian menjelang Sail Banda 2026.
Menurut Gindo, Banda Neira merupakan salah satu destinasi unggulan di Maluku yang memiliki daya tarik wisata sejarah dan bahari sehingga berpotensi mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asing pada saat pelaksanaan Sail Banda.
Kondisi tersebut, sebut dia, memerlukan sistem pengawasan yang lebih terintegrasi agar aktivitas WNA tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan keimigrasian.
"Kami memandang kolaborasi dengan aparat kewilayahan sangat penting untuk mempercepat pertukaran informasi dan meningkatkan respons terhadap berbagai dinamika mobilitas orang asing di lapangan," ujarnya.
Gindo menyampaikan kesiapan pengawasan sejak dini diharapkan mampu mendukung kelancaran Sail Banda 2026 sebagai agenda yang diproyeksikan menarik wisatawan mancanegara melalui jalur laut.
"Dengan komunikasi yang semakin kuat antara Imigrasi dan Kodim, efektivitas pengawasan orang asing dapat ditingkatkan sehingga stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga dan penyelenggaraan Sail Banda 2026 dapat berlangsung dengan aman serta tertib," katanya.
Sementara itu, Kodim 1502/Maluku Tengah berkomitmen untuk mendukung koordinasi bersama Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku melalui pertukaran informasi dan sinergi pengawasan sesuai kewenangan masing-masing, terutama dalam mengantisipasi meningkatnya mobilitas WNA di wilayah Maluku Tengah.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.