Indonesia-Singapura perkuat jalur digital lewat kabel bawah laut
Rabu, 22 Juli 2026 16:52 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan kata sambutan pada peresmian pendaratan Nongsa Changi Cable (NCC) di BMH Taman Nongsa Indah Village, Batam, Kepulauan Riau, Senin (20/7/2026). NCC adalah sistem kabel bawah laut strategis sepanjang 50 kilometer yang menghubungkan Nongsa Digital Park di Batam dan Singapura melalui rute terpendek serta langsung melintasi Selat Singapura yang berperan sebagai komponen kunci dalam memperkuat konektivitas digital internasional Indonesia dan memperluas akses ke infrastruktur digital global. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nz
Singapura (ANTARA) - Kabel bawah laut baru sepanjang 50 km yang menghubungkan Singapura dan pulau Batam di Indonesia telah tiba di Batam, sebuah langkah yang diharapkan dapat memperkuat konektivitas digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Asia Tenggara, kata Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura pada Senin (20/7) sebagaimana warta Xinhua.
Dalam peresmian pendaratan Kabel Nongsa-Changi (Nongsa-Changi Cable/NCC) itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto yang hadir menyampaikan transformasi digital Indonesia perlu didukung oleh infrastruktur nyata dan konektivitas yang semakin kuat.
"Koridor digital ini akan memperkuat rantai nilai ekonomi digital Indonesia dan Singapura sekaligus menciptakan ruang bagi lahirnya inovasi dan aktivitas ekonomi berbasis teknologi," katanya.
Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura Gan Kim Yong mengatakan bahwa Kabel NCC akan menyediakan kapasitas tambahan lebih dari 1,6 petabita per detik dan memungkinkan latensi di bawah dua milidetik antara Batam dan Singapura, menurut pernyataan kementerian tersebut.
Proyek itu akan mendukung perluasan pusat-pusat data dan berbagai layanan digital di Batam, sekaligus membantu bisnis beroperasi secara lebih efisien melintasi perbatasan, ujar Gan.
"Hal ini, pada gilirannya, akan membuka lebih banyak peluang bagi Singapura dan Indonesia, begitu juga ASEAN, terutama dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerangka Kerja Ekonomi Digital (Digital Economy Framework Agreement/DEFA) ASEAN pada akhir tahun ini," tuturnya.
Kabel tersebut merupakan bagian dari upaya lebih luas yang dilakukan oleh kedua negara untuk memperdalam kerja sama ekonomi dan mengembangkan pulau-pulau di Indonesia, yaitu Batam, Bintan, dan Karimun (BBK), menjadi pusat digital kawasan.
Gan menyebutkan bahwa kedekatan wilayah BBK dengan Singapura memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk memanfaatkan kekuatan kedua negara, sehingga menciptakan berbagai peluang bagi kerja sama lintas perbatasan, pengembangan keterampilan, dan investasi.
"Singapura memberikan konektivitas global, lingkungan bisnis yang terpercaya, serta jaringan ke berbagai perusahaan dan pelanggan di seluruh dunia. Sementara itu, Indonesia memberikan skala, talenta, lahan untuk pertumbuhan di masa depan, serta potensi yang signifikan dalam energi terbarukan," tambahnya.
Penerjemah: Xinhua
Pewarta : -
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.